Solo: Panitia kurban Iduladha 1447 Hijriah di kampung Purwosari, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, punya cara unik untuk mendistribusikan daging kurban. Panitia meminta warga datang dengan membawa kupon dan piranti dapur seperti panci, baskom, hingga mangkuk besar sebagai wadah daging kurban.
"Ini memang cara unik dan baru untuk pembagian hewan kurban. Ya sekaligus memenuhi himbauan wali kota, untuk menjaga dan merawat lingkungan, agar bersih dari sampah," ujar Sekretaris Pemotongan Hewan Kurban Idul Adha Masjid Istiqomah, Ragil Efendi, di Laweyan, Rabu, 27 Mei 2026.
Baca Juga :
Pembagian Daging Kurban di Sumedang Diimbau Pakai Besek dan Daun PisangIbu-ibu warga RW 14 Purwosari, Laweyan, Solo, membawa wadah masing-masing. (MI/WJ)
Dia menyebut bahwa warga dilarang membawa kantong plastik. Menurut dia, pengambilan daging kurban dengan memanfaatkan piranti rumah tangga bisa mengatasi masalah sampah plastik di Kota Solo.
Keputusan itu disambut warga dengan gembira. Masyarakat tampak tertib mengantre sembari membawa wadah masing-masing.
"Pengamhilan kali ini tanpa menyisakan sampah plastik. Ini ide bagus panitia dan warga mendukung sekali," ujar seorang warga, Ibu Joko, sembari memperlihatkan baskom berisi daging kurban. (MI/WJ)




