Ternyata Alumnus, Kasus Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Forum Ilmuwan Dunia Menyeret UNY

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terseret dalam polemik dugaan pemalsuan riset akal imitasi (AI) yang ramai dibicarakan di media sosial. Kasus itu mencuat setelah dua nama yang dikaitkan dengan dugaan manipulasi riset internasional disebut tercatat sebagai alumni kampus tersebut.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Nur Hidayanto, membenarkan bahwa nama Prihantini dan Rifaldy Fajar memang ada dalam database alumni universitas.

Baca Juga: Di Idul Adha, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Minta Warga Jangan Lupa Doakan Pemimpin di Indonesia

Namun, pihak kampus menegaskan belum dapat memastikan apakah sosok yang viral di media sosial benar merupakan alumni yang dimaksud.

“Kalau nama berdua itu benar yang ada di database kami, itu alumni 18 dan 17. Tapi kami perlu cek,” ujar Nur.

Kasus ini menunjukkan bagaimana viralnya tudingan di media sosial bisa langsung menyeret nama institusi pendidikan sebelum ada verifikasi final. UNY mengaku belum menerima laporan resmi terkait dugaan pemalsuan riset tersebut.

Meski demikian, penelusuran internal sudah mulai dilakukan bersama tim universitas. Nur menyebut salah satu opsi yang dapat ditempuh apabila dugaan tersebut terbukti benar adalah membawa kasus ke Komite Etik kampus.

Sebelumnya, dugaan pemalsuan riset berbasis kecerdasan buatan atau AI yang menyeret sejumlah warga negara Indonesia menjadi perhatian publik internasional setelah disebut terbongkar dalam konferensi ilmiah di Denmark.

Kasus itu ramai diperbincangkan usai akun media sosial @mandharabrasika mengungkap dugaan manipulasi riset yang dilakukan secara terorganisir dalam konferensi internasional bidang pneumonia di Kopenhagen.

“Beberapa orang Indonesia ketahuan melakukan pemalsuan terorganisir di depan ribuan ilmuwan dunia,” tulis akun tersebut.

Kasus ini bukan hanya soal dugaan fabrikasi data ilmiah, tetapi juga tudingan adanya pergantian identitas saat presentasi berlangsung.

Dalam unggahan tersebut, salah seorang peserta disebut diduga mengganti nama, jilbab, hingga nametag ketika tampil di forum ilmiah.

Baca Juga: Tak Masuk Diakal Rupiah Bisa Tembus Rp17.800/Dolar AS Saat Ekonomi Indonesia Bagus, Ini Kata Purbaya

Tak hanya itu, riset yang dipresentasikan juga dituding menggunakan data buatan AI, termasuk gambar dan tulisan penelitian yang disebut tidak valid.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemkot Tanjungpinang Salurkan 56 Sapi Kurban Iduladha
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Guardiola Kasih Wejangan untuk Suksesornya
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Idul Adha, Layanan Transjakarta Beroperasi Mulai Pukul 09.00 WIB
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Ketua Dewan Kesenian Sulsel Berkurban di Sekretariat DKSS, Daging Dibagikan ke Seniman dan Warga
• 13 jam laluharianfajar
thumb
MUI Sebut Tak Masalah Sapi Kurban Presiden Pakai Banpres APBN
• 9 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.