JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan keberpihakan Indonesia terhadap nasib Palestina melalui forum Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
Sidang terbuka tingkat tinggi DK PBB ini bertema “Upholding the Purposes and Principles of the UN Charter and Strengthening the UN Centered-International System”, atau “Menegakkan Tujuan dan Prinsip Piagam PBB dan Memperkuat Sistem Internasional yang Berpusat pada PBB”, digelar di Markas Besar PBB, New York, Selasa (26/5/2026) waktu setempat.
Salah satu yang disoroti Sugiono ialah kekerasan yang masih dialami warga Palestina hingga kini dan lemahnya penegakan hukum di kawasan tersebut.
Baca juga: Menlu Sugiono di DK PBB: Gaza Jadi Cermin Gagalnya Dunia Tegakkan Hukum Internasional
Soroti kegagalan penegakan hukum internasionalSugiono menilai situasi di Palestina, terutama di Gaza, menunjukkan lemahnya komitmen masyarakat internasional dalam menjalankan prinsip-prinsip Piagam PBB dan hukum internasional secara konsisten.
“Indonesia menilai bahwa situasi di Palestina, khususnya di Gaza, menjadi cerminan nyata dari kegagalan komunitas internasional dalam menegakkan prinsip-prinsip tersebut secara adil dan konsisten,” bunyi keterangan Kemlu RI.
Baca juga: Seruan Menlu RI di DK PBB Tegaskan Hukum Internasional Harus Ditegakkan untuk Palestina
Tegaskan komitmen two-state solutionSugiono pun menegaskan komitmen Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara.
“Kita menggarisbawahi lagi bahwa kemerdekaan rakyat Palestina berdasarkan solusi dua negara merupakan sesuatu yang mutlak harus dicapai,” jelas dia.
Karena itu, peran PBB dan Dewan Keamanan PBB dinilai sangat penting untuk mendorong penyelesaian konflik tersebut.
Dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri RI disebutkan bahwa kehadiran Sugiono pada pertemuan DK PBB menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam upaya perdamaian dan kemanusiaan, termasuk rekonstruksi dan pemulihan Gaza.
Pada forum tersebut, Sugiono juga mengangkat partisipasi Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) bentukan Presiden AS Donald Trump.
Partisipasi RI di BoP dinyatakan Sugiono di forum itu sebagai wujud konsistensi politik luar negeri bebas aktif dalam mendukung perdamaian yang adil dan berkelanjutan, sesuai solusi dua negara, serta keberpihakan yang nyata terhadap rakyat Palestina.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




