Desak Reformasi Dewan Keamanan PBB, Menlu Sugiono: Negara Berkembang Sering Diveto!

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
Desak Reformasi Dewan Keamanan PBB, Menlu Sugiono: Negara Berkembang Sering Diveto!Nasional | okezone | Kamis, 28 Mei 2026 - 05:00

JAKARTA – Pemerintah Indonesia mendorong reformasi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) agar lebih representatif dan demokratis. Salah satu yang disoroti merupakan penggunaan hak veto di DK PBB.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan, RI mendorong DK PBB berjalan sesuai perkembangan zaman. Hal ini dilakukan mengingat suara dari negara berkembang (global south) masih belum terwakili.

"Karena banyak suara-suara yang berasal dari umumnya global south itu tidak terwakili. Tadi juga disampaikan oleh beberapa negara bahwa banyak concern-concern yang kemudian diveto di Dewan Keamanan," ujar Sugiono, Rabu (27/5/2026).

Reformasi tersebut diperlukan agar PBB tetap relevan menghadapi tantangan global yang terus berkembang. Ia mengingatkan bahwa pembentukan PBB pasca-Perang Dunia II bertujuan menciptakan perdamaian antarbangsa.

"Kita tidak ingin PBB kehilangan relevansinya tapi kita semua ingin bahwa PBB semakin kuat menghadapi dinamika yang terjadi secara global," kata Sugiono.

 Baca Juga:25 Perjalanan KA Jarak Jauh Batal Imbas KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL

Dalam forum tersebut, Indonesia juga menekankan pentingnya reformasi Dewan Keamanan PBB yang lebih representatif, transparan, dan mampu mewakili negara-negara berkembang.

"Saya kira itu yang tadi kita sampaikan, kita mendorong suatu reformasi Dewan Keamanan yang lebih representatif, lebih demokratis, lebih transparan dan juga mampu mencerminkan atau mewakili suara-suara di negara-negara berkembang," tutup Sugiono.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemimpin Tertinggi Iran Khawatir Dibunuh, Bersembunyi di Bunker Bawah Tanah dan Berkomunikasi Lewat Surat
• 20 jam laluerabaru.net
thumb
AHY Ajak Kader Jaga Alam: Masih Ada Rakyat Hidupnya Sulit, Terdampak Bencana
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Iran Tegaskan Uranium yang Diperkaya Bukan Bagian dari Negosiasi dengan AS
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Merawat Ingatan Taman Langsat
• 57 menit lalukompas.id
thumb
Pesan Habib Ja’far tentang Keutamaan Kurban: Kalau Mampu, Jangan Sampai Enggak Berkurban
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.