Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkap alasan di balik kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Paris, Prancis, pada momen Idul Adha 1447 Hijriah.
Kunjungan tersebut ternyata merupakan respons atas undangan langsung Presiden Prancis Emmanuel Macron yang telah disampaikan sebanyak dua kali kepada Prabowo.
Menurut Sugiono, undangan pertama sempat direncanakan berlangsung pada April lalu. Namun agenda kedua kepala negara kala itu tidak menemukan kecocokan waktu sehingga kunjungan harus ditunda.
“Ini adalah undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda. Jadi waktu itu, saya kalau tidak salah tanggal bulan April, kunjungan yang diharapkan dilaksanakan. Namun waktu yang tidak cocok pada saat itu,” jelas Sugiono dalam keterangan video yang diterima tvOnenews.com, Kamis (28/5/2026).
Sugiono menjelaskan, Macron kembali melayangkan undangan kedua kepada Prabowo dalam pertemuan bilateral sebelumnya. Kali ini, Presiden RI memenuhi undangan tersebut dengan melakukan kunjungan resmi ke Paris pada pekan ini.
“Dan pada saat kunjungan Presiden kita ke Paris, itu juga dalam pertemuan kedua kepala negara waktu itu. Presiden Macron kembali mengundang dan mengajukan tanggal yang saat ini. Jadi karena sudah diajukan dua kali, ini yang kedua ke beliau Pak Presiden memenuhi undangan ini,” kata Sugiono.
“Dan hadir di Paris dan dalam rangka kunjungan ke negara itu. Sebagai kunjungan balasan dari kunjungan Presiden Macron ke Indonesia,” lanjut dia.
Kedatangan Prabowo di Prancis dinilai menjadi sinyal kuat penguatan hubungan strategis Indonesia-Prancis di tengah dinamika geopolitik global.
Presiden RI diketahui tiba di Bandara Orly, Paris, pada Selasa (26/5) sekitar pukul 10.00 waktu setempat untuk memulai rangkaian agenda kenegaraan.
Di tengah lawatan diplomatik tersebut, Prabowo juga menyempatkan diri merayakan Idul Adha 1447 Hijriah bersama diaspora Indonesia di Paris. Presiden melaksanakan Salat Idul Adha berjemaah di Wisma Indonesia bersama warga negara Indonesia yang menetap di Prancis.
Berdasarkan keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di Wisma Indonesia sekitar pukul 08.40 waktu setempat diiringi gema takbir yang telah berkumandang sejak pagi.




