Wamendes PDT Sebut Indonesia akan Belajar dari China tentang Pengentasan Kemiskinan

kompas.tv
10 jam lalu
Cover Berita
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Ahmad Riza Patria berbicara dalam rapat Komite Aliansi Kemitraan Global untuk Pengentasan Kemiskinan dan Pembangunan (Global Partnership for Poverty Alleviation and Development/GPPAD) di Beijing, Rabu (27/5/2026). (Sumber: Desca Lidya Natalia/Antara)

BEIJING, KOMPAS.TV - Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria menyatakan pemerintah RI ingin belajar dari China mengenai program-program pengentasan kemiskinan.

Hal ini disampaikan Ahmad Riza Patria di sela rapat pertama Komite Aliansi Kemitraan Global untuk Pengentasan Kemiskinan dan Pembangunan yang digagas pemerintah China.

Dalam komite tersebut, Indonesia menjadi wakil ketua bersama Pantai Gading, Brasil, Pakistan, Afrika Selatan dan Uzbekistan. Sedangkan pemerintah China yang diwakili Menteri Pertanian dan Urusan Pedesaan China Zhang Lu menjadi ketua forum.

"Yang penting untuk dipelajari bukan hanya program, tapi prosedural, sistematika, teknik mengatasi masalah, problem solving dan juga antisipasi semua, manajemen lainnya," kata Riza di Beijing, Rabu (27/5/2026).

"Apa yang sudah lakukan di China punya kontribusi besar ya bagi negara-negara lain untuk belajar dan Indonesia juga akan mengejar ketertinggalannya agar ke depan Indonesia juga akan menjadi negara besar."

Baca Juga: Prabowo Terpukul Data Ekonomi: Konsisten Tumbuh tapi Kemiskinan Naik, Kelas Menengah Menyusut

Riza Patria pun mengakui angka kemiskinan Indonesia masih tinggi, yakni di atas 10 persen. Oleh karena itu, pemerintah RI disebutnya berniat belajar cepat untik mengatasi berbagai masaah kemiskinan.

Lebih lanjut, Riza mengatakan pemerintahan Prabowo Subianto berupaya mengentaskan kemiskinan melalui program-program yang fokus di lingkup perdesaan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Kampung Nelayan Merah Putih, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), BUMDes.

"Kemudian ada menaikkan harga gabah petani, harga jagung, menurunkan harga pupuk, program cek kesehatan gratis dan banyak program lainnya, itu semuanya ada di pedesaan dan di masyarakat miskin umumnya," kata Riza dikutip dari Antara.

"Dengan program ini, maka ekonomi akan bergulir, mengalir di pedesaan, dan pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa."

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • pengentasan kemiskinan
  • aliansi pengentasan kemiskinan
  • wamendes pdtt
  • angka kemiskinan indonesia
  • indonesia belajar dari china
  • ahmad riza patria
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengiriman Hewan Kurban di Sumsel Naik 12%
• 2 menit lalubisnis.com
thumb
Libur Idul Adha, Tidak Ada Lonjakan Volume Kendaraan di Tol Japek
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Prudential Indonesia Gandeng Dewan Penasihat Medis untuk Penilaian Klaim Nasabah
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
4 Fakta Adu Mulut Selebgram Woodyrman dan WN Brunei Berujung Maut
• 12 jam laludetik.com
thumb
SPMB Jatim 2026: Pengambilan PIN Dibuka Mulai Hari Ini
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.