Bisnis.com, PALEMBANG — Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Sumatra Selatan (Sumsel) meningkatkan pengawasan untuk memastikan hewan sehat, aman, dan tidak membawa risiko penyebaran penyakit antar daerah.
Kepala Karantina Sumsel Sri Endah Ekandari mengatakan peningkatan mobilitas ternak terjadi dalam beberapa pekan terakhir menjelang Iduladha. “Menjelang Iduladha, lalu lintas hewan kurban mengalami peningkatan cukup signifikan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (26/5/2026).
Berdasarkan data Best Trust Barantin, selama periode 27 April hingga 25 Mei 2026, Karantina Sumsel telah memeriksa sebanyak 1.602 ekor sapi, 7.940 ekor kambing, dan 9 ekor domba yang dikirim melalui Pelabuhan Tanjung Api-Api menuju Bangka Belitung.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada periode 5 Mei hingga 4 Juni 2025, tercatat sebanyak 2.081 ekor sapi dan 6.420 ekor kambing diperiksa di jalur distribusi yang sama.
Secara total, lalu lintas ternak meningkat dari 8.501 ekor pada 2025 menjadi 9.551 ekor pada 2026 atau naik sekitar 12,35%. Kenaikan tertinggi terjadi pada pengiriman kambing yang tumbuh lebih dari 23% secara tahunan.
Sri Endah menjelaskan seluruh ternak wajib menjalani pemeriksaan fisik serta kelengkapan dokumen kesehatan sebelum diberangkatkan.
Baca Juga
- Pelindo Catat Pengiriman Hewan Ternak Melonjak 218% Jelang Iduladha
- Wabah PMK Jangkit 839 Hewan Ternak di Jawa Timur Awal Tahun ini
- PMK Mewabah, Kabupaten Cirebon Kembali Perketat Jalur Distribusi Hewan Ternak
“Petugas juga memastikan hewan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), dan antraks,” jelasnya.
Selain itu, Karantina turut melakukan pengujian laboratorium, pemeriksaan riwayat vaksinasi PMK, serta disinfeksi alat angkut ternak sebagai langkah biosekuriti guna menekan risiko penyebaran penyakit selama perjalanan.
Pelabuhan Tanjung Api-Api menjadi salah satu titik utama distribusi ternak dari Lampung dan Bali menuju Bangka Belitung menjelang Iduladha.
Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan dokumen, verifikasi asal dan tujuan pengiriman, serta pengecekan sarana pengangkut.
“Karantina Sumsel juga menggandeng sejumlah instansi seperti Dinas Perhubungan Sumsel, Polsek Sungsang, Koramil Sungsang, serta Dinas Peternakan di Sumsel dan Lampung guna memastikan distribusi hewan kurban berjalan aman dan sesuai prosedur,” tutupnya.




