Timor Tengah Selatan: Gempa bumi mengguncang Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 28 Mei 2026. Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,0.
"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 10,62° LS ; 124,44° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 50 Km arah Selatan Kualin, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 10 km," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto, dilansir dari laman resmi BMKG.
Wijayanto mengungkapkan gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas pada zona tumbukan Lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike-slip).
Baca Juga :
BNPB: Gempa di Bitung dan Kaimana Tidak Timbulkan KerusakanBerdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa ini menimbulkan getaran di wilayah Kualin, Amanuban Selatan, dan Amarasi Timur. Getaran tersebut tercatat pada skala intensitas III MMI, yakni terasa nyata di dalam rumah seperti truk yang melintas.
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ungkap Wijayanto.
Ilustrasi grafik intensitas gempa bumi. (Anadolu Agency)
Hingga pukul 09.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Masyarakat juga diminta untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Pastikan bangunan tempat tinggal sudah cukup tahan gempa dan tidak mengalami kerusakan yang membahayakan sebelum kembali masuk ke dalam rumah.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg," ujar Wijayanto.




