Asuransi Umum di Wilayah OJK Malang Himpun Premi Rp125 Miliar

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MALANG — Pendapatan premi asuransi umum di wilayah kerja (Wilker) OJK Malang per-31 Maret 2026 tercatat sebesar Rp125 miliar atau tumbuh 2,20% secara yoy dengan klaim asuransi sebesar Rp43 miliar atau tumbuh 19,59%.

Adapun pendapatan premi asuransi jiwa dan klaim asuransi jiwa masih mencatatkan penurunan apabila dibandingkan tahun sebelumnya (menurun masing-masing sebesar 0,19% dan 33,24%).

Kepala Kantor OJK Malang, Farid Faletehan, mengatakan di sisi industri dana pensiun, total aset dana pensiun per-Februari 2026 tumbuh 6,47% yoy dengan nilai mencapai Rp239,16 miliar. "Jumlah investasi sendiri mengalami kenaikan sebesar 4,25% yoy menjadi Rp218,48 miliar,” katanya dikutip Kamis (28/5/2026).

Di sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML), kata dia, penyaluran piutang pembiayaan Perusahaan Pembiayaan menurun 3,21% yoy pada Februari 2026 menjadi Rp7,07 triliun, masih didominasi dengan Pembiayaan Multi Guna sebesar Rp4,42 triliun. Profil risiko Perusahaan Pembiayaan terjaga dengan rasio Non Performing Financing (NPF) tercatat sebesar 4,63%.

Penyaluran piutang pembiayaan di wilayah kerja OJK Malang, menurutnya,  masih didominasi kepada sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor (Rp1,58 triliun; porsi 22,37%); Aktivitas Jasa Lainnya (Rp866,18 miliar; porsi: 12,25%); serta Industri Pengolahan (Rp817,26 miliar; porsi 11,56%).

Pembiayaan modal ventura pada Februari 2026 tumbuh 16,01% yoy, dengan nilai pembiayaan tercatat sebesar Rp467 miliar. Risiko kredit terjaga dengan NPF sebesar 2,39% atau meningkat 0,13% yoy.

Baca Juga

  • Inflasi Medis Masih Bayangi Asuransi Kesehatan, Premi Terus Disesuaikan
  • Premi Mulai Rp300 Ribuan, Prudential Indonesia Bidik Segmen Perempuan Lewat PRULady
  • Premi FWD Insurance Melonjak 33%, Strategi Tiga Kanal jadi Andalan

Di industri Lembaga Keuangan Mikro (LKM), kata dia, pinjaman yang diberikan per-31 Maret 2026 sebesar Rp9,95 miliar atau menurun 11,98% yoy sedangkan Dana Pihak Ketiga sebesar Rp7,93 miliar atau tumbuh 37,22% yoy. Di industri pergadaian, pinjaman yang disalurkan per-31 Maret 2026 sebesar Rp12,82 miliar atau menurun 14,87% yoy. 

“Berdasarkan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-13/KO.14/2026 tanggal 9 Maret 2026 tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Pergadaian kepada PT Gadai Rejeki Gemilang, OJK telah memberikan izin usaha kepada PT Gadai Rejeki Gemilang sebagai perusahaan pergadaian di Kota Malang. Perusahaan tersebut mulai beroperasi pada 13 Maret 2026,” ucapnya.

Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Joko Budi Santoso, menilai industri asuransi masih proses untuk kembali pulih, rencana kebijakan pemerintah yang mengakomodasi asuransi dalam penjaminan LPS diharapkan dapat mendongkrak kinerja asuransi di Indonesia. 

Selain itu, kata dia, sosialisasi dan promosi harus terus dilakukan karena asuransi tidak hanya sekadar jaminan kesehatan tetapi juga bisa menjadi instrumen investasi. 

Di sisi lain, menurutnya, industri jasa keuangan, khususnya sektor pembiayaan semakin kompetitif seiring dengan bertambahnya pelaku di sektor ini, sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan dalam mengakses sumber pembiayaan sesuai kebutuhan dan kemampuan. Hal ini juga harus diikuti dengan pengawasan serta tetap memperhatikan aspek-aspek kredit yang prudent. (K24)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Keuangan OJK Malang Jangkau 82.919 Orang
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
7 Tips Transaksi di Mobile Banking yang Aman dan Hindari Scam
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
3 Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Bakal jadi Senjata Andalan di Piala AFF U-19 2026
• 6 menit lalubola.com
thumb
Tips Olah dan Simpan Daging Kurban agar Tetap Segar
• 21 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Di Tengah Perang Iran, Ekonomi Jerman Kian Sulit Bangkit
• 6 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.