Komisi Eropa dikabarkan akan memberi usulan pembukaan klaster pertama negosiasi aksesi Ukraina menjadi anggota Uni Eropa oleh para menteri urusan Uni Eropa dalam sidang di Brussels pada 16 Juni 2026..
Surat kabar Euractiv pada Rabu (27/5/2026) mengatakan upaya tersebut membuka jalan bagi para pemimpin Uni Eropa untuk memberikan persetujuan keputusan keanggotaan Ukraina dalam KTT Dewan Eropa di Brussels dua hari kemudian.
Uni Eropa juga menyampaikan pihaknya ingin segera memulai negosiasi langsung mengenai keanggotaan Ukraina sebelum KTT Dewan Eropa pada 18-19 Juni.
Namun, dilansir dari Antara, rencana keanggotaan Ukraina tersebut menimbulkan keraguan dalam internal Uni Eropa. Majalah The Economics sempat menyampaikan ketidakyakinannya pada peluang Ukraina menjadi anggota karena adanya kekhawatiran korupsi.
Andrius Kubilius Komisaris Eropa untuk Pertahanan dan Antariksa juga meragukan keanggotaan Ukraina dan mengatakan tidak semua negara anggota mendukung aksesi Ukraina ke blok Eropa.
Di sisi lain, dimulainya negosiasi tersebut dan status kandidat Ukraina tidak menjamin negara tersebut akan menjadi anggota Uni Eropa.
Turki telah menjadi kandidat sejak 1999, Makedonia Utara sejak 2005, Montenegro sejak 2010, dan Serbia sejak 2012.
Kroasia, negara terakhir yang bergabung dengan Uni Eropa, resmi menjadi anggota pada 2013 setelah menjalani negosiasi selama satu dekade. (ant/vve/lta/ipg)




