EtIndonesia. American Academy of Pediatrics dan banyak pakar menyarankan agar remaja tidur selama 8 hingga 10 jam setiap malam. Namun, penelitian terbaru menemukan bahwa lebih dari separuh remaja menghabiskan setidaknya satu jam bermain ponsel sebelum tidur.
Para ahli menyarankan agar orangtua memberi contoh terlebih dahulu dengan menetapkan waktu dan aturan penggunaan perangkat elektronik bersama anak-anak, guna mencegah dampak buruk terhadap kesehatan bahkan risiko kecanduan.
Setelah menganalisis data, para peneliti menemukan bahwa lebih dari setengah remaja di Amerika Serikat menghabiskan sedikitnya satu jam bermain ponsel pada malam hari. Kebiasaan buruk ini bukan hanya mengganggu tidur mereka, tetapi juga berdampak pada kesehatan.
Walaupun penelitian ini tidak secara langsung membuktikan bahwa bermain ponsel sebelum tidur pasti membahayakan remaja, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa gangguan tidur dapat mempengaruhi kemampuan kognitif, pengendalian emosi, dan kesehatan mental.
Para ahli mengatakan bahwa untuk membangun kebiasaan penggunaan teknologi yang lebih sehat, orang tua sebaiknya memulai dari diri sendiri terlebih dahulu.
American Academy of Pediatrics menyarankan agar orang tua membuat “rencana penggunaan perangkat elektronik keluarga”, misalnya dengan menetapkan tempat dan waktu tertentu di mana penggunaan ponsel atau tablet tidak diperbolehkan.
Para ahli juga menyarankan agar ponsel, tablet, dan perangkat elektronik lainnya sebisa mungkin tidak dibawa ke kamar tidur. Selain itu, keluarga dianjurkan lebih sering mengadakan aktivitas luar ruangan.
Selain itu, keluarga juga bisa mempertimbangkan menyiapkan “kotak penyimpanan perangkat elektronik keluarga”, sehingga semua anggota keluarga dapat meletakkan ponsel mereka di sana untuk sementara waktu dan menikmati kebersamaan keluarga tanpa gangguan perangkat elektronik.
Sumber : NTDTV.com





