Cuaca Hujan Hambat Produksi Garam Rakyat Cirebon hingga Mei 2026

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, CIREBON — Bisnis garam rakyat di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, belum bergerak hingga pertengahan Mei 2026. Curah hujan yang masih turun pada masa peralihan musim membuat petani belum dapat memulai produksi garam seperti tahun-tahun normal.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Pengolahan dan Pengawasan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon Teguh Budiman mengatakan hingga saat ini belum ada produksi garam yang dihasilkan petani di wilayah pesisir Cirebon.

“Belum ada produksi tahun ini. Harusnya mulai Mei sampai Juni sudah mulai produksi, tetapi sekarang masih terkendala cuaca hujan,” kata Teguh, Kamis (28/5/2026).

Menurut dia, produksi garam rakyat sangat bergantung pada kondisi cuaca, khususnya intensitas panas matahari untuk proses penguapan air laut di tambak.

Selama hujan masih turun, petani belum dapat menggelar geomembran atau lapisan plastik khusus yang digunakan untuk mempercepat proses kristalisasi garam.

“Tambak garam itu harus benar-benar kering dulu baru geomembran digelar. Kalau masih hujan, produksi tidak bisa berjalan,” ujarnya.

Baca Juga

  • Produksi Garam Cirebon Defisit 36.000 Ton, Andalkan Pasokan Luar Daerah
  • Luas Tambak Naik, Produksi Garam Cirebon Malah Anjlok 86%

Kondisi tersebut membuat musim produksi garam di Cirebon kembali mengalami keterlambatan. Padahal, Kabupaten Cirebon merupakan salah satu daerah sentra produksi garam di wilayah Pantai Utara Jawa.

Teguh menjelaskan, situasi tahun ini sebenarnya diperkirakan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025 lalu, produksi garam di Cirebon sempat terpuruk akibat fenomena kemarau basah yang membuat musim panen mundur cukup panjang.

“Tahun kemarin lebih parah karena kemarau basah. Produksi baru mulai Agustus sampai September saja,” katanya.

Akibat pendeknya musim produksi tahun lalu, hasil panen petani garam mengalami penurunan signifikan. Banyak tambak tidak dapat beroperasi optimal karena tingginya curah hujan selama musim kemarau.

Meski demikian, DKPP Kabupaten Cirebon masih optimistis produksi garam tahun ini dapat berjalan lebih panjang apabila cuaca mulai membaik pada Juni mendatang.

“Pengarengan kemungkinan dalam waktu dekat mulai panen. Mudah-mudahan Juni sudah ada produksi,” ujar Teguh.

Pemerintah daerah juga mulai mendorong penggunaan teknologi untuk mengurangi ketergantungan produksi garam terhadap cuaca. Salah satunya melalui penggunaan tunnel atau penutup tambak untuk melindungi area produksi dari hujan.

Namun, penggunaan teknologi tersebut di Cirebon masih sangat terbatas.

“Kami menyarankan petani menggunakan tunnel dan membuat tempat penampungan. Tetapi saat ini baru ada di wilayah Suranenggala,” katanya.

Menurut Teguh, sebagian besar petani garam di Cirebon masih menggunakan metode produksi tradisional sehingga sangat rentan terhadap perubahan cuaca dan anomali iklim.

Di sisi lain, harga garam di tingkat petani saat ini mulai mengalami penurunan. Jika pada Januari 2026 harga garam sempat mencapai Rp2.700 per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp1.800 per kilogram.

Meski harga melemah, Teguh mengatakan kebutuhan garam industri masih cukup tinggi. Garam produksi Cirebon selama ini banyak diserap untuk kebutuhan industri pupuk, semen, hingga kosmetik.

“Garam kita lebih banyak untuk industri,” katanya.

DKPP Kabupaten Cirebon tahun ini memperkirakan produksi garam dapat mencapai sekitar 76.000 ton apabila kondisi cuaca mendukung selama musim kemarau berlangsung.

“Mudah-mudahan cuacanya lebih baik sehingga produksi bisa maksimal,” ujar Teguh.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menag Tanggapi soal Kurban Sapi Prabowo yang Gunakan APBN
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Menanti Taji Cicilan Rumah Subsidi hingga 40 Tahun ke Daya Beli
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Kebakaran di Bondowoso, 2 Rumah Hangus gegara Lupa Matikan Tungku saat Masak Daging Kurban
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Jadi Sorotan! Temuan Jemaah Haji Tidur di Luar Tenda, Apa Penyebabnya?
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
7 Rekomendasi Wedding Organizer dari Pengantin, Bikin Nikahan Jadi Berkesan
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.