Sebuah video diduga sopir taksi online tengah merusak spion mobil lain di Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Pelaku dinarasikan emosi karena tidak diberi jalan oleh korban.
Dari video yang beredar di media sosial, tampak korban berada di dalam mobil dan berhenti di bahu jalan. Kemudian pelaku menyalip dan memarkirkan mobilnya di depan kendaraan korban.
Pelaku kemudian turun dan mengambil kunci roda mobil. Ia mendatangi korban dan memukul spion hingga lepas menggunakan kunci roda. Setelah itu, pelaku kabur meninggalkan lokasi.
Diminta konfirmasi, Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Brata Manggala membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kasus masih dalam penyelidikan.
"Betul, namun untuk kronologis kami masih dalam lidik. Belum ada (laporan dari korban)," ujar Rieki saat dihubungi wartawan, Kamis (28/5/2026).
Kronologi Versi KorbanDihubungi terpisah, korban inisial PA mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (26/5) malam. Mulanya ia masuk melalui pintu Tol JORR, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Mobil Sigra berpelat B-1557-WIM diduga dikemudikan pengemudi taksi online.
"Selasa malam tanggal 26 Mei 2026 Saya baru masuk tol, melalui pintu masuk Tol JORR Pondok Pinang. Sebuah mobil Sigra B-1557-WIM yang diduga di kemudikan oleh pengemudi taksi online," ujar PA.
Pelaku bermaksud menyalip dari kiri. Karena tidak bisa menyalip mobil korban, pelaku emosi menyalip dari kanan dan menyerempetkan mobilnya ke bagian sebelah kanan.
"Si pengemudi emosi dan menyalip dari kanan dan dengan sengaja menyerempetkan mobilnya ke bagian sebelah kanan sampai spion mobil Sigra tersebut lepas," ucapnya.
Karena kesal, pelaku kemudian melakukan perusakan terhadap spion mobil korban menggunakan kunci roda. Setelahnya, pelaku kabur meninggalkan lokasi.
"Mungkin karena merasa kesal pengemudi tersebut turun dan melakukan perusakan (pemukulan) ke spion dan mobil saya menggunakan kunci roda yang dia ambil dari dalam mobilnya. Setelah melakukan perusakan tersebut si pengemudi kabur," ucapnya.
PA berencana membuat laporan polisi (LP) di Polsek Kebayoran besok terkait peristiwa tersebut.
"Rencananya besok saya akan kembali ke Polsek Kebayoran Lama untuk pembuatan LP. Karena pada saat kejadian saya sudah ke polsek tersebut hanya saja personil tim reskrim sedang tidak ada di tempat karena membantu penyekatan jalan malam Idul Adha," tuturnya.
(dvp/ygs)





