Uganda tutup perbatasannya dengan Kongo akibat wabah Ebola

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Uganda memutuskan untuk segera menutup perbatasan dengan Republik Demokratik Kongo (DRC) karena situasi epidemiologis yang disebabkan oleh wabah Ebola, menurut keterangan Kementerian Kesehatan Uganda.

"Uganda untuk sementara menutup perbatasan dengan DRC, segera. Satu-satunya pengecualian adalah untuk tim respons Ebola yang berwenang, operasi kemanusiaan, transportasi makanan dan kargo, dan keamanan di bawah protokol pemeriksaan dan pemantauan kesehatan yang ketat," kata kementerian dalam pernyataan pada Rabu.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa setiap orang yang kembali dari DRC ke Uganda akan melakukan isolasi mandiri selama 21 hari di bawah pengawasan petugas kesehatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah Ebola di DRC dan Uganda sebagai keadaan darurat yang menimbulkan ancaman bagi negara lain. Menurut data terbaru, 221 orang telah meninggal di DRC dengan dugaan Ebola.

Wabah Ebola sebelumnya di Republik Demokratik Kongo berakhir pada Oktober 2025.



Sumber: Sputnik

Baca juga: WHO laporkan 220 kematian suspek ebola di RD Kongo

Baca juga: 101 kasus ebola terkonfirmasi di Kongo, 10 negara Afrika risiko wabah


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Aceh yang Masih Bertahan di Pengungsian Rayakan Idul Adha | BERITA UTAMA
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Indonesia Jadi Negara Paling Agresif Tekan Impor, Mendag Bongkar Strategi Lindungi Industri RI
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Razman Nasution: Kasus Ijazah Jokowi Sudah P21, Akhir Bulan Kita Lihat!
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Debat Kedua Caketum HIPMI, Pengamat Sebut Anthony Leong Paling Relate dengan Anak Muda
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Rupiah Makin Keok, Mendekati Rp 18.000
• 5 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.