Sapi Kurban Ngamuk di Pelaminan, Pengantin di Purwokerto Curhat Pilu: Cobaan Menikah

grid.id
7 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Seekor sapi kurban ngamuk di pelaminan hingga merusak semua dekorasi. Mempelai pengantin di Purwokerto pun menulis curhat pilu.

Media sosial dihebohkan dengan aksi sapi kurban yang mengamuk hingga masuk ke tempat pesta pernikahan. Peristiwa ini rupanya terjadi di daerah Purwokerto, Jawa Tengah.

Dalam video yang beredar, terlihat seekor sapi putih yang tampaknya telah berhasil ditenangkan, berdiri di atas pelaminan. Di dekatnya ada seorang pria yang diduga penjaga sapi tersebut.

Akibat sapi kurban ngamuk di pelaminan, seluruh dekorasi pernikahan tampak rusak, mulai dari papan bunga, meja hingga tenda. Pengantin wanita di Purwokerto pun mengungkapkan kesedihannya atas insiden ini.

Calon pengantin wanita bernama Mei, menuturkan kejadian tak terduga yang menimpa acaranya tersebut. Lewat akun TikTok @meiwinda75, Mei membagikan video saat sapi kurban tersebut membuat tenda pernikahannya berantakan.

Diketahui insiden tersebut terjadi dua hari sebelum Mei melangsungkan akad nikah. Namun belum sempat mengikat janji suci, lokasi pernikahan mereka sudah hancur berantakan.

Ia pun menyebut aksi sapi ngamuk tersebut sebagai cobaan menikah. Mei mengaku sedih dengan kejadian ini dan tidak akan pernah terlupakan.

"Cobaan menikah masyaAllah bgt," ungkap Mei, tulisnya di akun Tiktok, dikutip dari TribunnewsBogor.com.

"Mau sampe kapanpun ngga bakal lupa sama kejadian ini," lanjutnya.

Ia tak menyangka dekorasi pernikahan yang telah disusun dengan indah, hancur seketika karena ulah seekor sapi. Ia pun harus merogoh kocek kembali untuk mendekor ulang tempat pernikahannya tersebut.

"Mbok yo nek ape nikah ojo ngrusak acaraku piii sapiii," tuturnya.

 

Diketahui bahwa sapi tersebut mengamuk pada Selasa (26/5/2026) lalu. Sementara pernikahannya baru digelar pada Kamis (28/5/2026).

Mei kemudian mengungkap bahwa sapi yang merusak dekorasi pernikahannya telah disembelih di hari raya Idul Adha, Rabu (27/5/2026). Ia pun mengungkapkan rasa leganya di media sosial.

"Mamp*s sapinya dh siap direndang," ungkapnya.

Sapi Kurban Mengamuk di Bandung

Seperti sapi ngamuk di Purworejo, kejadian serupa juga terjadi di Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat, tepat di momen hari raya Idul Adha, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, seekor sapi putih berukuran jumbo tengah diturunkan dari truk.

Saat diturunkan, hewan tersebut tiba-tiba mengamuk hingga menyeruduk beberapa warga di lokasi kejadian. Orang-orang di sekitar lokasi kejadian pun langsung berhamburan, berlari menghindari sapi.

Dalam video yang beredar, beberapa orang tampak berusaha untuk kembali menangkap sapi tersebut. Diduga sapi tersebut mengalami stres sebelum proses penyembelihan dimulai.

Beruntung, saat itu petugas langsung sigap mengambil langkah cepat dengan melumpuhkan sapi yang mengamuk. Petugas menggunakan suntikan bius agar tak ada lagi warga yang terluka.

"Jadi begitu diturunin sapi itu langsung ngamuk, tapi kan ada tukang jagalnya. Terus ditembak pakai pistol bius dan untungnya (lokasi) di lapangan tertutup," jelas Lurah Ledeng, Adhika Satrya, dikutip dari Kompas.com.

Atas insiden sapi mengamuk ini, terdapat seorang warga yang mengalami luka-luka akibat diseruduk sapi.

 

"Enggak Alhamdulillah, cuma memang ada satu korban yang ngurus di situ, mengalami luka-luka kecil. Lokasi sapi ngamuk itu di RT 1, RW 4," kata Andhika.

"Sapi langsung dilumpuhkan karena ada yang bawa suntikan bius jadi langsung sih, cuman kaget saja begitu turun langsung ngamuk," ucapnya.

Atas kejadian ini, pihak kelurahan pun mengimbau masyarakat dan panitia kurban untuk lebih memperhatikan standar operasional prosedur (SOP) dalam proses penanganan hewan kurban.

"Kepada penyelenggara harus menyiapkan atau memperhatikan SOP-nya. Terus antisipasi karena ditakutkan terjadi sapi ngamuk lagi, kalau kita sudah ada SOP penanganannya," ucapnya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menanti Skenario Besar MUFG di Bank Danamon (BDMN)
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Pengembang Usul Harga Rumah Subsidi Naik Imbas Fluktuasi Rupiah
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Ratusan Ton Sampah di Kota Cimahi tak Terangkut ke TPA Sarimukti
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Iran Serukan Solidaritas Usai Trump Ancam Serang Oman
• 6 jam laludetik.com
thumb
WALOVI Luncurkan WALOVI Vietnam Can, Semakin Gencar Berekspansi di Asia Tenggara lewat Strategi Lokalisasi
• 1 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.