JAKARTA, DISWAY.ID - Pasangan suami istri (pasutri) bernama Feny dan Aldi mengalami trauma usai ditipu oleh Wedding Organizer (WO) Marwah Catering Service di hari bahagianya.
Sampai saat ini, Aldi mengaku bahwa belum bisa melupakan kejadian yang dialaminya beberapa waktu lalu. Sebab, momen terindah dalam hidupnya harus berakhir dengan kesedihan.
Ditambah, uang yang dipakai untuk biaya pernikahan tersebut berasal dari tabungan bersama selama bertahun-tahun.
"Kalau untuk persiapan itu (nabung), alhamdulillah kita sudah sama-sama menyiapkan tabungan masing-masing sejak lama," ungkap Aldi di Jakarta pada Kamis, 28 Mei 2026.
BACA JUGA:Korban Penipuan Marwah Catering Bertambah, Polisi Buka Posko Pengaduan
Tabungan tersebut telah terkumpul pria berusia 32 tahun bersama pasangannya sebanyak Rp85 juta.
Namun, harapan tersebut pupus setelah acara mereka diduga tidak ditangani dengan baik oleh WO tersebut.
"Jadi uang sudah terkumpul, tinggal memantapkan rencana untuk melaksanakan pernikahan di tahun ini. Walaupun ternyata acaranya enggak sesuai yang kita inginkan," kata dia.
Sedangkan, Polres Metro Jakarta Timur segera melakukan penyelidikan terhadap kantor Wedding Organizer (WO) Marwah Catering Service yang terletak di Cakung, Jakarta Timur.
BACA JUGA:Aldy dan Feny Ditipu WO Marwah Rp85 Juta, Kelimpungan Harus Sediakan Katering Dadakan di Hari Pernikahan
Pemeriksaan tersebut dilakukan pihak kepolisian usai menerima laporan dari sepasang suami istri (pasutri) di Mapolres Metro Jakarta Timur dengan dugaan kasus penipuan pada Sabtu, 23 Mei 2026 lalu.
"Korban baru buat laporan polisi sore kemarin. LP sudah dibuat, otomatis kita melakukan kegiatan penyelidikan terlebih dahulu. Kita rencana mau mengecek kantornya di JGC terlebih dahulu," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Bayu Kurniawan di Jakarta pada Selasa, 26 Mei 2026.
Saat membuat laporan, lanjut Bayu, korban memang sempat mendatangi kantor untuk mencoba ukuran bagi pegantin di kantor WO tersebut.
BACA JUGA:Dicibir Cuma Lulusan Paket C, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Disupport Aktivis 98 Pendiri Omah Dongeng Marwah
Ketika Bayu hendak mendatangi kantor WO, namun jajarannya tidak menemukan kantor yang dimaksud pasutri.
- 1
- 2
- »





