Danantara Optimistis Kepercayaan Investor Pulih Seiring Kejelasan Regulasi DSI

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara berkomitmen untuk mengawal stabilitas pasar modal nasional di tengah dinamika pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). 

Strategi komunikasi yang solid dan kebijakan yang terukur kini menjadi fokus utama demi mempertahankan kepercayaan investor global maupun domestik.

Langkah Danantara untuk bergerak menenangkan pelaku pasar bergulir setelah rencana implementasi eksportir tunggal komoditas melalui DSI sempat memicu tekanan besar pada saham-saham sektor tambang dan komoditas. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga perdagangan Selasa (26/5/2026), IDX Energy yang mencerminkan kinerja saham emiten pertambangan mencatatkan penurunan paling dalam sepanjang tahun berjalan 2026 dengan kontraksi mencapai 35,86% secara year to date (YtD).

Pelaku pasar sebelumnya mengkhawatirkan kebijakan ini dapat mengarah pada kontrol harga dan pemangkasan margin produsen, jika pemerintah menerapkan skema harga tetap seperti model Domestic Market Obligation (DMO).

Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir, menjelaskan bahwa pergerakan instrumen di pasar modal memang sangat sensitif dan berkaitan erat dengan fluktuasi nilai tukar mata uang. 

Baca Juga

  • BP BUMN & Danantara Pangkas Anak Usaha Telkom (TLKM) Jadi 19 Entitas
  • Lo Kheng Hong Borong Saham ABMM dan SIMP Jelang Ekspor Batu Bara dan Sawit via Danantara Berlaku
  • Profil PT INTI, BUMN Telekomunikasi yang Bakal Ditutup Danantara

Oleh karena itu, dia menyatakan pembentukan sentimen positif menjadi faktor penting agar tidak memicu gejolak lanjutan di pasar keuangan.

“Sekarang kita juga harus juga membangun confidence yang ada. Nah itu dari sisi komunikasi menjadi penting, dari sisi policy juga lebih penting,” ujar Pandu dalam sebuah diskusi, dikutip Kamis (28/5/2026).

Pandu menilai, kecemasan pasar atau risiko koreksi yang sempat membayangi awal mula pengumuman DSI merupakan hal wajar dalam mekanisme pasar. 

Berkaca dari sentimen indeks global seperti MSCI yang volatilitasnya kini sudah mereda, Danantara Indonesia optimistis pasar akan segera memberikan respons positif seiring dengan kejelasan fungsi lembaga.

Untuk memastikan ekosistem investasi tetap kondusif, Danantara terus mengintensifkan koordinasi dengan regulator dan jajaran pemerintah. 

Langkah tersebut dilakukan agar seluruh aktivitas komersial para pelaku usaha di lapangan tetap berjalan normal tanpa hambatan (business as usual) menjelang implementasi tenggat per 1 Juni mendatang.

Untuk membangun kepastian di tengah pelaku pasar, Pandu menuturkan bahwa Danantara telah merancang garis waktu kerja DSI secara ketat.

Adapun, fase awal eksekusi dan review atas ekosistem perdagangan komoditas dijadwalkan berjalan mulai 1 Juni sampai dengan September 2026. 

Setelah melewati masa transisi tersebut, DSI ditargetkan untuk memulai aksi operasional penuh atau full action untuk aktivitas membeli dan menjual komoditas ke pasar global per 1 Januari 2027.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Antisipasi Cuaca Panas, Timwas Haji DPR Minta Tim Kesehatan Siaga Layani Jemaah
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Gempa Hari Ini Rabu 27 Mei 2026 Saat Idul Adha, Terjadi Satu Kali Getarkan Indonesia
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Iran Serang Pangkalan Udara AS, Kuwait Siaga Lakukan Ini
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dari Pulau Arar, Mendikdasmen: Pendidikan Papua Barat Daya Tidak Boleh Tertinggal
• 11 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.