Iran Serang Pangkalan Udara AS, Kuwait Siaga Lakukan Ini

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
Foto: Pangkalan Udara AS Al Udeid Air Base di Qatar. (Instagram/aludeidairbase)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kuwait mengaktifkan pertahanan udaranya pada hari ini, Kamis (28/5/2026), sebagai respons terhadap apa yang mereka sebut sebagai "ancaman rudal dan drone yang bermusuhan." Hal itu diumumkan lewat unggahan X angkatan bersenjata negara tersebut.

Mengutip CNBC, Kamis (28/5/2026), militer tidak menyebutkan dari mana serangan itu berasal. Namun, mereka menambahkan bahwa suara ledakan yang terdengar adalah hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan yang datang.

Perkembangan ini terjadi ketika ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan baru AS di Iran semalam.


Seorang pejabat AS mengatakan kepada MS NOW pada Rabu (27/5/2026) bahwa pasukannya telah melakukan serangan baru yang menargetkan situs militer yang diyakini menimbulkan ancaman bagi pasukan AS dan lalu lintas maritim komersial di Selat Hormuz.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di kantor berita negara Tasnim, Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan telah menyerang pangkalan udara AS setelah serangan AS dilakukan di luar bandara Bandar Abbas.

"Jika itu terulang, respons kami akan lebih tegas," kata IRGC.

Pada hari Rabu, Departemen Keuangan AS mengumumkan sanksi baru terhadap Otoritas Selat Teluk Persia Iran, sebuah badan pemerintah yang mengatur transit melalui Selat Hormuz dengan memungut biaya dari kapal.

Departemen Keuangan mengatakan bahwa siapa pun yang bekerja sama dengan otoritas tersebut mungkin memberikan dukungan kepada dan menerima layanan dari IRGC. Hal itu pada akhirnya mendapat manfaat dari "upaya pemerasan" ini, dan oleh karena itu mungkin terkena risiko sanksi.

Sementara itu, harga minyak naik lebih dari 3%, dengan patokan internasional Brent dan harga berjangka West Texas Intermediate AS naik.

Eskalasi ini terjadi setelah Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan pada hari Rabu di dalam negeri bahwa AS akan memberikan kesempatan kepada pembicaraan dengan Iran "sepenuhnya untuk berhasil."

Berbicara pada pertemuan Kabinet Presiden AS Donald Trump, Rubio mengatakan pembicaraan dengan Iran telah mencapai beberapa kemajuan. Trump lebih menyukai diplomasi tetapi memiliki pilihan lain yang tersedia jika itu tidak berhasil, kata Rubio, kemungkinan merujuk pada serangan militer yang diperbarui.

Baca: Hormuz Memanas Lagi, AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran

(wia) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Iran Rilis Peta Selat Hormuz, Tetapkan Zona Kontrol Baru IRGC

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Intip Momen 7 Keluarga Selebriti Indonesia Merayakan Idul Adha 2026
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Ria Ricis Blak-blakan Soal Operasi Hidung, Dipicu Gangguan Pernapasan
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Metland (MTLA) Sebar Dividen Tunai Rp74,2 Miliar, 18 Persen dari Laba Bersih
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Siap-Siap War Tiket BTS: Cek Kurs Ringgit, Baht, SGD, Hingga AUD!
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Balita di Bekasi Tewas dengan Kondisi Mengenaskan di Rumah Kontrakan, Ketua RT Ungkap Sosok Paman Korban
• 2 menit laludisway.id
Berhasil disimpan.