tvOnenews.com - Kabar kurang sedap menghampiri Timnas Indonesia menjelang laga krusial di FIFA Matchday dan persiapan menyambut Piala AFF 2026.
Sang kapten sekaligus pilar utama lini pertahanan skuad Garuda, Jay Idzes, dilaporkan mengalami cedera saat membela klubnya, Sassuolo, di kompetisi Liga Italia.
Idzes sempat mengalami cedera di bagian tumitnya saat Sassuolo menang melawan AC Milan beberapa waktu lalu.
Sempat absen selama 2 minggu dan dua pertandingan, pemain kelahiran tahun 2000 itu kembali dimainkan oleh Fabio Grosso dalam laga terakhir di musim ini, kala Parma menjamu Sassuolo.
- Instagram/jayidzes
Sayangnya, lagi-lagi Jay Idzes tak bisa bermain full time dan harus ditarik keluar lapangan sekitar menit ke-53.
Tanpa benturan dengan pemain lain, Idzes terlihat terguling di lapangan dan terlihat kesakitan. Tak butuh waktu lama, tim medis yang masuk ke lapangan pun memberikan instruksi untuk mengganti Idzes.
Cedera yang kembali membekap sang kapten Skuad Garuda ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi organisasi pertahanan yang tengah dibangun oleh pelatih John Herdman.
Meski Idzes masuk dalam dafatr 44 nama pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday dan persiapan Piala AFF 2026, tapi besar kemungkinan sang kapten bakal absen, jika cederanya juga tak kunjung sembuh.
YouTuber sepak bola ternama, Yussa Nugraha, membeberkan analisis menarik mengenai opsi pemain potensial yang dinilai sangat siap untuk menggantikan peran vital Idzes di jantung pertahanan Skuad Garuda.
Melalui unggahan video di kanal YouTube-nya pada 27 Mei 2026 lalu, Yussa menyebut bahwa ada tig pemain yang berpotensi menggantikan posisi Idzes di lini belakang Timnas Indonesia.
Nama pertama yang disebut olehnya adalah Kevin Diks. Menurut Yussa, bek yang bermain bersama Borussia Monchengladbach di Bundesliga tersebut sebagai kandidat terkuat untuk menambal kekosongan yang ditinggalkan Idzes.
- X @timnasindonesia
Menurutnya, Diks memiliki profil yang sangat ideal. Tak hanya memiliki pengalaman berkompetisi di level tertinggi Eropa, tapi ia juga dikenal sebagai pemain serbabisa (versatile).
Diks dinilai mampu mengemban tugas dengan sangat baik sebagai bek tengah maupun bek sayap, menjadikannya opsi taktis yang sangat berharga bagi skema permainan John Herdman.




