VIVA – Game simulasi kehidupan Paralives memang sedang naik daun sejak memasuki tahap early access di Steam. Banyak gamer memuji game ini sebagai pesaing serius The Sims berkat fitur build mode yang fleksibel dan sistem simulasi yang ambisius.
- Steam
Namun di balik popularitas tersebut, developer Paralives ternyata sedang menghadapi tantangan besar. Dalam waktu kurang dari satu minggu sejak perilisan early access, tim pengembang mengaku telah menerima lebih dari 100 ribu laporan bug dari pemain.
Dikutip VIVA dari PC Gamer, Jum'at, 29 Mei 2026, Alex Massé selaku kreator Paralives menjelaskan bahwa genre life simulation memang jauh lebih rumit dibanding yang dibayangkan banyak orang. Menurutnya, bahkan satu aktivitas sederhana seperti karakter pergi tidur ternyata membutuhkan puluhan proses berbeda yang berjalan secara bersamaan di balik layar game.
Massé memberikan contoh bahwa saat pemain menyuruh karakter tidur, game harus memastikan banyak hal sekaligus. Sistem harus mengecek apakah karakter sedang membawa bayi, mencari jalur menuju tempat tidur tanpa menabrak objek, memainkan animasi berjalan yang sesuai dengan tinggi badan karakter, memastikan sisi tempat tidur masih kosong, mengganti pakaian tidur, hingga mengatur animasi saat bangun nanti.
Semua proses tersebut diketahui masih ditambah perhitungan kebutuhan energi, kepribadian karakter, dan kondisi lingkungan sekitar.
Kompleksitas inilah yang akhirnya membuat Paralives dipenuhi berbagai bug saat early access dimulai. Banyak pemain melaporkan karakter tiba-tiba diam, animasi aneh, objek hilang, hingga glitch lucu seperti kemunculan karakter misterius bernama “Charlie Default” yang mendadak muncul di dalam permainan pemain lain.
Meski dipenuhi bug, banyak komunitas gamer justru cukup memahami kondisi tersebut. Di Reddit dan forum Paralives, banyak pemain mengatakan bahwa game life sim memang terkenal sulit dikembangkan karena membutuhkan ribuan interaksi, animasi, dan simulasi yang harus berjalan bersamaan secara natural.
Yang membuat banyak orang semakin terkejut adalah ukuran tim pengembang Paralives yang ternyata sangat kecil. Saat ini Paralives Studio hanya memiliki sekitar 15 developer. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibanding studio besar seperti EA yang mengembangkan The Sims dengan ratusan hingga ribuan kontributor selama bertahun-tahun.





