Bisnis.com, SEMARANG — Kota Surakarta menjadi salah satu kota di Jawa Tengah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Tidak hanya dikenal dengan kenikmatan kulinernya, kota batik ini juga memiliki berbagai museum yang menyimpan jejak sejarah serta kekayaan tradisi.
Bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat sejarah tradisi dan budaya Jawa, mengunjungi museum bisa menjadi pilihan yang tepat. Saat berlibur ke Surakarta, wisatawan dapat menemukan sejumlah museum dengan koleksi yang menarik mulai dari batik hingga musik.
Simak 6 museum di Surakarta yang wajib dikunjungi saat sedang berlibur ke kota Surakarta: 1. Museum Keris SurakartaMengutip dari laman UPT Museum Surakarta, museum Keris Surakarta merupakan museum yang telah diresmikan pada 9 Agustus 2017 sebagai tindak lanjut dari diakuinya keris Indonesia oleh Organization of Education Science and Culture (UNESCO) sebagai warisan budaya dunia. Mengadopsi gaya arsitektur Candi Sukuh dengan gaya kontemporer, museum ini menampilkan berbagai informasi yang membantu masyarakat Indonesia mengenal lebih dalam mengenai keris.
Di museum keris ini, pengunjung dapat melihat gambar senjata tradisional dari berbagai penjuru dunia, tipe pamor keris yang sangat beragam, proses pembuatan keris di ruang audio visual, hingga melihat perkembangan keris di era modern. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat berinteraksi dengan proses pembuatan keris, cara membuka keris yang benar, serta cara penggunaan keris dalam busana jawa.
Alamat: Jl. Bhayangkara No.2 Sriwedari, Surakarta
Jam Buka: 08:00-16:00 WIB
Harga Tiket Masuk: Rp10.000 per orang (wisatawan domestik) dan Rp20.000 per orang (wisatawan asing)
2. Museum Batik Danar Hadi
Dilansir dari laman Danar Hadi, museum Danar Hadi merupakan objek wisata utama di kompleks Rumah Batik Danar Hadi. Di dalam museum ini, pengunjung bisa melihat koleksi kain batik yang mencapai 10.000 dan diketahui telah diakui oleh MURI sebagai museum dengan koleksi batik terbanyak.
Kain-kain batik yang dipajang di museum ini adalah kain yang berasal dari periode dan pengaruh budaya serta lingkungan yang berbeda-beda, seperti batik Belanda, batik Djawa Hokokai, batik Cina, batik Sudagaran, dan lain-lain. Tak hanya melihat koleksi batik, pengunjung yang beralih ke bagian belakang museum juga bisa melihat langsung pabrik batik tulis dan cap.
Alamat: Jl. Slamet Riyadi No.261, Sriwedari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta
Jam Buka: 10:00-17:00 WIB
Harga Tiket Masuk: Rp35.000
3. Museum lokananta Surakarta
Dilansir dari laman lokananta bloc, lokananta resmi didirikan pada pada 29 Oktober 1956 oleh Raden Maladi. Pada awalnya, lokananta merupakan sebuah pabrik piringan hitam, pusat penggandaan musik, studio rekaman, hingga label rekaman milik negara di bawah Departemen Penerangan Republik Indonesia yang berperan besar dalam perkembangan sejarah industri musik nasional.
Kini, setelah berada di bawah naungan Percetakan Negara Republik Indonesia dan revitalisasi oleh Perusahaan Pengelola Aset pada 2022, lokananta telah bertransformasi menjadi destinasi cagar budaya musik, pusat kreativitas, dan inovasi musik yang berkelanjutan.
Alamat: Jl. A. Yani No.379 A, Kerten, Kec. Laweyan, Kota Surakarta
Jam Buka: 10:00-21:00 WIB
Harga Tiket Masuk: Rp25.000-35.000
4. Museum Keraton Surakarta
Museum Keraton Surakarta merupakan museum khusus yang berisi koleksi benda-benda budaya peninggalan Karaton Paku Buwono Surakarta. Adapun koleksi benda-benda yang ditampilkan dalam museum ini adalah benda-benda peninggalan Keraton Kasunan Surakarta dan beberapa pecahan candi yang ditemukan di Jawa Tengah.
Benda-benda peninggalan ini berupa senjata kuno, peralatan kesenian, hingga alat masak abdi dalam. Tak hanya itu, pengunjung yang datang ke museum ini juga dapat melihat kereta kencana dan topi kebesaran Pakubuwono VI, Pakubuwono VII, dan Pakubuwono X.
Alamat: Jl. Sidikoro No.1, Baluwarti, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta
Jam Buka: 09:00-14:00 WIB
Harga Tiket Masuk: Rp35.000
5. Museum Radya Pustaka
Dilansir dari laman Visit Jawa Tengah, museum Radya Pustaka merupakan salah satu museum tertua di Indonesia yang didirikan pada tahun 1890 oleh Pakubuwono IX, dengan tujuan untuk melestarikan serta memamerkan warisan budaya dan sejarah bangsa.
Di dalam museum ini tersimpan 6.000 lebih koleksi yang mencakup berbagai aspek budaya, sejarah, dan seni. Adapun koleksi tersebut berupa benda-benda purbakala, naskah kuno, dan peralatan tradisional. Tak hanya koleksi, museum Radya Pustaka juga dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung, seperti tempat penelitian, perpustakaan, dan ruang pameran.
Alamat: Jl. Slamet Riyadi No.275, Sriwedari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta
Jam Buka: 08:00-16:00 WIB
Harga Tiket Masuk: Rp2.000 (wisatawan domestik) dan Rp5.000 (wisatawan asing)
6. Museum Pura Mangkunegaran
Museum Puro Mangkunegaran merupakan museum khusus yang berada di kompleks istana Mangkunegaran. Di dalam museum ini, pengunjung dapat melihat koleksi benda-benda milik puro mangkunegaran yang dikumpulkan sejak tahun 1926.
Adapun koleksi di museum ini berupa perhiasan berbahan emas milik raja dan permaisuri, perlengkapan menari, peralatan makan yang terbuat dari perunggu, hingga perlengkapan upacara. Bangunan museum ini berada di Dalem Agung yang biasa menjadi tempat untuk menggelar upacara-upacara tradisional.
Alamat: Jl. Ronggowarsito, Kel. Keprabon, Kec.Banjarsari, Surakarta
Jam Buka: 08:30-14:00
Harga Tiket Masuk: Rp20.000 (wisatawan domestik) dan Rp40.000 (wisatawan mancanegara)





