Blackout Sumatra Jadi Momentum Percepat Pembangunan Transmisi Listrik

republika.co.id
21 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai peristiwa blackout di Sumatra menjadi pengingat pentingnya penguatan jaringan transmisi guna menjaga pasokan listrik di wilayah tersebut. Menurut dia, jaringan interkoneksi Sumatra yang membentang lintasprovinsi membutuhkan sistem transmisi yang andal agar gangguan tidak meluas ke berbagai wilayah.

“Pembangkit sering menjadi perhatian utama, padahal transmisi memegang peran vital karena menjadi jalur utama penyaluran listrik dalam sistem interkoneksi,” ujar Agus dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga
  • Usai Dipecat Milan, Allegri Bersiap Merapat ke Napoli
  • Prabowo Sambut Pembentukan France-Indonesia High Level Business Council
  • Nova Pasang Target Lolos Sebagai Juara Grup pada Kualifikasi Piala Asia U-20

Ia mengatakan pengembangan jaringan transmisi di Sumatra, termasuk pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kilovolt (kV), telah masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) terbaru guna memperkuat interkoneksi kelistrikan Sumatra.

Namun, proyek transmisi berskala besar kerap tersendat akibat proses pembebasan lahan dan perizinan lintaswilayah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut Agus, pembangunan transmisi tidak hanya berkaitan dengan persoalan teknis, tetapi juga mencakup proses pembebasan lahan, penyesuaian tata ruang, perizinan lintaswilayah, hingga komunikasi dengan masyarakat di sekitar jalur transmisi yang membutuhkan waktu dan koordinasi.

Agus menambahkan, semakin luas sistem interkoneksi Sumatra, kebutuhan terhadap penguatan jalur utama serta keandalan penyaluran listrik antardaerah juga menjadi semakin penting.

Padahal, lanjut dia, keterlambatan pembangunan transmisi berpotensi meningkatkan risiko gangguan sistem seiring pertumbuhan kebutuhan listrik di Sumatra.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia-Prancis Bakal Latihan Militer Gabungan dalam Misi Pegasus 2026
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Betapa Senangnya Media Vietnam Dengar Omongan Nova Arianto soal Timnas Indonesia U19 di Piala AFF U19 2026
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Bongkar Borok Penerimaan Siswa Baru, Ada Pungli hingga Calon Titipan
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Timnas Futsal Indonesia Akan Lawan Brasil, Hector Souto Minta Suporter Tak Berekspektasi Tinggi
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Saham TPIA, ADES hingga GZCO Melaju Usai Naik Kelas ke Papan Utama
• 17 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.