JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mendeteksi terbentuknya Siklon Tropis Jangmi di wilayah Laut Filipina, sebelah utara Papua.
Siklon ini mulai mencapai intensitasnya pada Kamis (28/5/2026) pukul 19.00 WIB.
Siklon Tropis Jangmi dilaporkan berkembang dari Bibit Siklon Tropis 99W yang berada di bawah wilayah pemantauan TCWC Jakarta.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Besok Jumat 29 Mei 2026: Siklon Tropis Jangmi di Pasifik, Ini Wilayah Terdampak
Dalam rilis resminya, BMKG memperkirakan kecepatan angin maksimum siklon ini akan mengalami peningkatan dalam 24 jam ke depan. Meski begitu, kekuatannya diprediksi masih bertahan pada kategori 2 (dua).
Saat ini, arah pergerakan Siklon Tropis Jangmi terpantau menuju ke barat laut dan dipastikan bergerak menjauhi wilayah teritorial Indonesia.
Dampak Tidak Langsung terhadap Cuaca di IndonesiaMeskipun pusat siklon bergerak menjauhi daratan Indonesia, keberadaan sistem cuaca ini memicu dampak tidak langsung di sejumlah wilayah Tanah Air.
Baca Juga: BMKG Deteksi Siklon Tropis JANGMI, Ini Daftar Wilayah yang Terdampak
BMKG memetakan wilayah yang berpotensi mengalami perubahan cuaca sebagai berikut:
- Potensi Hujan: Wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- Siklon Tropis Jangmi
- BMKG
- Cuaca ekstrem
- Hujan lebat
- Gelombang tinggi
- Info cuaca Papua





