JAKARTA, KOMPAS.TV- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi intensitas Siklon Tropis Jangmi akan meningkat dalam 24 jam ke depan. Sistem cuaca ini sebelumnya berkembang dari Bibit Siklon Tropis 99W dan resmi menjadi siklon tropis pada 27 Mei 2026 pukul 07.00 WIB di wilayah pemantauan TCWC Jakarta.
Berdasarkan analisis BMKG pada 29 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, posisi Siklon Tropis Jangmi berada di Laut Filipina, tepatnya di timur Filipina, pada koordinat 15,4 Lintang Utara (LU) dan 134,1 Bujur Timur (BT), atau sekitar 1.860 kilometer di utara Biak. Sistem ini bergerak ke arah utara-barat laut dengan kecepatan 9 knots atau sekitar 15 kilometer per jam dan menjauhi wilayah Indonesia.
Pada prakiraan Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, posisi siklon diperkirakan masih berada di Laut Filipina, tepatnya di koordinat 17,6 LU dan 130,6 BT atau sekitar 2.180 kilometer di utara barat laut Biak.
Mengutip akun Instagram @infobmkg pada Jumat (29/5), siklon ini diprediksi bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 10 knots atau sekitar 20 kilometer per jam dan tetap menjauhi Indonesia.
Baca Juga: Update Siklon Tropis Jangmi di Utara Papua, BMKG Imbau Waspada Dampak Cuaca Ekstrem
Pihak BMKG juga memperkirakan kekuatan angin maksimum meningkat hingga 50 knots atau sekitar 95 kilometer per jam dengan tekanan minimum mencapai 990 hPa. Kondisi tersebut membuat Siklon Tropis Jangmi berpotensi meningkat ke kategori 2.
Meski bergerak menjauhi wilayah Indonesia, Siklon Tropis Jangmi tetap memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca dan kondisi perairan di sejumlah wilayah. Dampak tersebut diperkirakan terjadi dalam 24 jam ke depan hingga 30 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, terutama berupa peningkatan curah hujan dan tinggi gelombang laut.
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Selain itu, gelombang laut kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Kepulauan Sangihe, Perairan Kepulauan Talaud, Laut Maluku, Perairan Raja Ampat, Perairan utara Manokwari, serta Samudra Pasifik utara Maluku hingga utara Papua.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 28 Mei 2026: Siklon Tropis Jangmi Picu Awan Hujan di Sejumlah Wilayah
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di wilayah terdampak.
Penulis : Switzy Sabandar Editor : Gading-Persada
Sumber : Instagram @infobmkg
- Siklon tropis
- Siklon tropis jangmi
- Jangmi
- bmkg
- prakiraan cuaca





