MANADO, KOMPAS.TV – Tim pencarian dan pertolongan atau Search and Rescue (SAR) gabungan menemukan bocah berusia 10 tahun yang hanyut di Sungai Air Terjun Paris, Minahasa, dalam kondisi meninggal.
Korban bernama Quin Makal (10) ditemukan dalam operasi pencarian dan penyelamatan hari keenam, Kamis (28/5/2026).
Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng di Manado, menuturkan, pihaknya telah mengevakuasi jenazah korban dari Sungai Air Terjun Paris, Desa Kayuuwi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).
Baca Juga: Wakil Wali Kota Manado Bahas Inovasi Program Digitalisasi Administrasi Kependudukan Warga
"Korban diketahui bernama Quin Makal (10), perempuan, warga Desa Kayuuwi, Minahasa," kata dia, seperti dikutip Antara.
Korban ditemukan pada pukul 13.15 Wita dalam keadaan meninggal dunia di koordinat 1°13'20.77"N - 124°45'54.77"E setelah dilakukan pencarian intensif oleh Tim SAR gabungan.
Operasi pencarian tersebut dimulai pada pukul 06.45 Wita, dengan seluruh unsur SAR melaksanakan briefing awal operasi.
Pencarian kemudian dibagi menjadi dua Search Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran menyusuri alur sungai sejauh kurang lebih empat kilometer, sementara SRU 2 melakukan pencarian pada titik-titik alur sungai yang dicurigai.
Setelah korban ditemukan, tim SAR gabungan segera melaksanakan evakuasi menuju Puskesmas Kawangkoan untuk penanganan lebih lanjut.
Tim gabungan menyerahkan jenazah korban pada pihak keluarga dan pemerintah daerah setempat pukul 17.10 Wita.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Antara
- basarnas sulawesi utara
- basarnas sulut
- korban hanyut
- minahasa
- korban hanyut di sungai





