Suramnya Idul Adha di Gaza, Warga Tenggelam dalam Duka dan Kemiskinan

republika.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,GAZA — Warga jalur Gaza menghadapi Idul Adha 1447H/2026 dalam suasana yang suram di tengah agresi Israel yang terus berlangsung. Di berbagai wilayah Gaza, gema takbir Idul Adha terdengar bersamaan dengan tangis kehilangan, kemiskinan, dan kehidupan di tenda-tenda pengungsian.

Keluarga Baroud di Kamp Pengungsi Shati, Kota Gaza, menjadi salah satu potret duka tersebut. Pada hari raya sebelumnya, keluarga besar itu masih berkumpul, saling mengunjungi rumah kerabat, berbagi daging kurban, dan mengabadikan momen melalui foto keluarga tahunan. Kini, tradisi itu tinggal kenangan.

Baca Juga
  • Studi: Konsumsi Anggur Rutin Bisa Bantu Lindungi Kulit dari Sinar Matahari
  • Iran Luncurkan ‘Arash Sang Pemanah’, Sistem Pertahanan Udara Baru Pemburu Drone AS
  • Netanyahu Perintahkan IDF Kuasai 70 Persen Gaza, Israel Segera Usir Warga Palestina

Walaa Baroud memandangi foto keluarga terakhir mereka. Dari 22 orang yang ada di dalam bingkai foto itu, 13 di antaranya telah tewas akibat serangan Israel. Lebih dari 80 anggota keluarga besar Baroud dilaporkan meninggal dunia selama agresi berlangsung.

Beberapa hari menjelang Idul Adha, keluarga itu kembali kehilangan anggota keluarganya, Baha Baroud, yang tewas dalam serangan Israel.“Perang belum berhenti merenggut nyawa orang-orang terkasih kami, dan kami tidak pernah menyangka akan membuka tenda duka cita selama gencatan senjata,” kata Walaa dilansir Al Jazeera, Jumat (29/6/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, agresi Israel telah menewaskan hampir 73 ribu warga Palestina di Gaza. Di kawasan lain Gaza, seorang perempuan lanjut usia, Hajja Shama al-Zorbatli, menjalani Idul Adha di sebuah tenda kecil di trotoar. Ia kehilangan rumah dan suaminya akibat perang.“Idul Fitri tidak dirayakan di dalam tenda,” ujar perempuan berusia sekitar 70 tahun itu.

Di dalam tendanya tidak ada listrik, televisi, internet, maupun telepon. Ia bahkan tidak mengetahui hari dan tanggal saat ini. Saat melihat tayangan jamaah haji di Makkah, air matanya pecah.“Saya belum pernah memasuki Rumah Allah. Keinginan saya adalah menunaikan ibadah haji. Tetapi haji macam apa ini jika saya bahkan tidak bisa menemukan makanan untuk dimakan?”kata dia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi ringkus pencuri motor mahasiswa Trisakti
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Jalan Raya Lenteng Agung yang Ambles Mulai Diperbaiki, Malam Ini Dipasang Box Culvert
• 3 jam laluokezone.com
thumb
IMM: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Langgar Aturan, Bentuk Kepedulian Sosial
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Wapres Gibran Melayat ke Rumah Duka Maria Bernadeth Latifah Oetama
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Cerita Darto Pertaruhkan Nyawa Selamatkan Anak-Cucu dari Kebakaran di Jakbar
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.