Di Hadapan Prabowo, Macron: Indonesia Mitra Penting Strategis

kompas.com
17 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Republik Perancis Emmanuel Macron menyebut, Indonesia adalah mitra strategis penting bagi Perancis di kawasan Indo-Pasifik.

Macron pun menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat hubungan strategis menjadi kemitraan global yang lebih luas dan mendalam di tengah dinamika geopolitik dunia.

“Indonesia adalah mitra penting strategis dariIndo-Pasifik dan saya yakin ini juga bagian dari keyakinan Bapak Prabowo,” ujar Macron, usai melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Elysee, Paris, Perancis, Kamis (28/5/2026).

Di bidang pertahanan dan keamanan, Macron menyoroti eratnya kerja sama kedua negara yang ditandai dengan kedatangan pesawat tempur Rafale pertama di Indonesia.

Baca juga: Apa Saja Isi Pertemuan Prabowo dan Macron?

Macron menyebu,t hal tersebut sebagai bukti nyata bahwa hubungan strategis kedua negara terus berkembang.

“Kemarin ini ada pesawat tempur Rafale yang pertama yang baru tiba di Indonesia, yang menjadi bukti dari hubungan ini dan diskusi hari ini, ini juga adalah bukti keinginan untuk terus maju di jalur ini,” ujar Macron.

Selain pertahanan, Macron juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi antara Indonesia dengan Perancis maupun Uni Eropa.

Macron berharap, perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa segera diberlakukan sehingga mempercepat arus perdagangan dan investasi di berbagai sektor strategis.

“Ini penting segera diberlakukan untuk menghapus hambatan untuk perdagangan dan investasi, untuk mempercepat di bidang transportasi, kesehatan, transisi energi, pertahanan,” ujar dia.

Macron mengapresiasi dibukanya pasar Indonesia bagi sektor peternakan sapi perah dan sapi daging asal Perancis.

Baca juga: Prabowo Harap Perusahaan Perancis Terus Investasi di Indonesia

Presiden Perancis juga menyambut baik rencana investasi Danantara sebagai bagian dari penguatan hubungan ekonomi kedua negara.

Di sektor budaya dan pendidikan, Macron dan Prabowo juga berkomitmen memperdalam kerja sama.

Sebelumnya kedua negara melakukan kerja sama melalui deklarasi bersama strategi kebudayaan di Candi Borobudur pada Mei 2025 lalu.

Kerja sama tersebut mencakup sektor permuseuman, sastra, perfilman, mode, hingga penguatan kolaborasi ilmiah, teknologi, dan universitas dalam Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Perancis hendak ingin menyambut lebih banyak mahasiswa, peneliti, talenta,” tambah dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Belajar dari Keracunan CO Berulang, Ventilasi Udara Bisa Menyelamatkan Nyawa
• 13 jam lalukompas.id
thumb
Harga Minyak Turun Tipis di Tengah Asa Kesepakatan AS-Iran, Anjlok 8% Sepekan
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bareskrim Akan Jemput Paksa Influenser ZNM Terkait Whip Pink
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Sapa Masyarakat Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terpesona dengan Paras Wanita Jayapura: Cantik Sekali
• 55 menit lalutvonenews.com
thumb
Seskab Teddy Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Hasilkan 4 Kesepakatan
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.