JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah kawasan elite Pondok Indah, Jakarta Selatan, terdapat sebuah rumah sederhana yang menjadi harapan baru para lansia untuk menjalani hidup.
Bangunan sederhana berukuran sekitar 120 meter per segi itu dikenal sebagai 'Rumah Elok Lansia' (REL) yang berada di Jalan Alam Segar VII, Nomor 21, Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Rumah Elok merupakan daycare untuk para lansia yang dibangun oleh dua orang sahabat bernama Mira (61) dan rekannya Ita Siregar pada tahun 2017.
Pembangunan daycare tersebut tercetus ketika keduanya kembali bertemu setelah sekian lama dan mulai bertukar cerita tentang orangtua masing-masing yang semakin lanjut usia.
Ditambah lagi, Mira harus mengurus ibunya yang mengalami demensia. Ia khawatir, jika sang ibu hanya menghabiskan waktu di rumah, kondisi kesehatannya semakin menurun.
Baca juga: Potret Panti Sosial Cengkareng, Merawat Ratusan Lansia dengan Kondisi Beragam
"Akhirnya kita berpikir, ya sudah deh yuk kita bikin saja tempat untuk kumpul-kumpul lansia. Setidak-tidaknya kan anggotanya bisa dari ibu kita dulu," ucap Mira ketika ditemui Kompas.com di Rumah Elok Lansia, Kamis (28/5/2026).
Seiring berjalannya waktu, Mira dan Ita mulai mengajak rekan-rekannya yang memang memiliki orangtua lansia untuk bergabung ke Rumah Elok.
Daycare dibuat layaknya rumahMira mengaku, untuk membangun Rumah Elok Lansia, ia dan sahabatnya harus keluar uang ratusan juta rupiah.
Uang tersebut digunakan untuk membeli segala perlengkapan fasilitas guna mendukung kegiatan para lansia di daycare.
Beruntungnya di awal Rumah Elok Lansia berdiri mereka tak perlu menyewa tempat, karena diadakan di kediaman Mira yang berada di Jalan Alam Elok Pondok Indah.
Alamat rumah tersebut lah yang menjadi inspirasi nama dari 'Rumah Elok Lansia' hingga saat ini.
Namun, Pandemi Covid-19 sempat menghentikan sementara segala kegiatan di Rumah Elok Lansia.
Tepat di 2023, daycare tersebut kembali buka, namun berpindah tempat di Jalan Alam Segar VII yang juga milik keluarga Mira.
Baca juga: Warga Minta JPO Stasiun Bekasi Dilengkapi Lift untuk Akses Lansia-Ibu Hamil
Sejak awal daycare ini didirikan memang konsep tempatnya dibuat seperti rumah agar para lansia bisa merasa nyaman.
"Misi kami membuat lansia-lansia ini bisa nyaman datang ke sebuah tempat yang seperti rumah, kembali flashback seperti mereka dulu ketemu teman arisan. Jadi, memang kita setting-nya seperti itu," jelas Mira.
Rumah Elok Lansia kini dilengkapi dengan beberapa ruangan. Mulai dari ruang tamu, ruang kelas, hingga ruang makan dengan meja bulat besar yang dilapisi kaca.
Di meja tersebut lah para lansia beristirahat sambil makan siang bersama dengan fasilitator daycare dan pendampingnya masing-masing.
Baca juga: Bukan Anak atau Teman, Banyak Lansia Jepang Kini Memilih AI untuk Curhat
Syarat masuk daycareMira mengatakan, untuk masuk ke Rumah Elok Lansia, sebenarnya tak ada persyaratan yang sulit.
Namun paling utama adalah harus dari kemauan lansia itu sendiri apakah masih ingin bersosialisasi, berkomunitas atau tidak, sehingga tak boleh terpaksa atau dipaksa.
Kemudian, juga harus adanya dukungan dari keluarga. Nantinya, pihak keluarga akan diwawancarai terlebih dahulu.
"Saya akan interview keluarganya dulu karena kita harus tahu apa lansia itu memiliki trauma atau tidak, hobinya, apa yang disuka dan tidak, makanan yang menjadi pantangan. Itu banyak yang harus digali dari keluarga," tutur Mira.
Jadi, pihak daycare membutuhkan keluarga atau anak-anak lansia yang bisa diajak berkomunikasi dan bekerja sama.
Baca juga: Lebih Banyak Lansia daripada Anak-anak di China, Beijing Mulai Khawatir





