Presiden Instruksikan Sekolah Ajarkan Bahasa Prancis, Mungkinkah Dijalankan? Ini Kata PGRI

republika.co.id
15 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan supaya pembelajaran bahasa Prancis diperluas di seluruh jenjang pendidikan di Indonesia.

Perintah pembelajaran tersebut disampaikan sebagai bagian penguatan kerja sama pendidikan dengan Prancis.

Baca Juga
  • Hasil TKA Ungkap Nilai Matematika Siswa Masih Jeblok, Rata-Rata Cuma 40,34
  • Pemburu Siluman vs Petarung Udara, Apa yang Terjadi Jika Su-35 Rusia Bertemu F-35 AS?
  • Akankah Trump Kembali Gagalkan Kesepakatan AS-Iran?

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PGRI Dudung Abdul Qodir menilai instruksi itu lahir karena Presiden yakin dengan masa depan kerja sama RI-Prancis. Keyakinan itu berbuah instruksi perluasan pembelajaran bahasa Prancis di sekolah Indonesia.

"Bahwa menurut Pak Presiden, antara Indonesia dengan Prancis memiliki kesamaan dan akan melakukan hubungan kolaborasi, mutualisme, kerjasama antara Indonesia dan Prancis. Ini adalah sesuatu yang positif," kata Dudung kepada Republika, Jumat (29/5/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Tapi Dudung mengingatkan instruksi Presiden itu harus ditopang sumber daya manusia yang cukup untuk pembelajaran bahasa Prancis. Ia mengamati minimnya regenerasi lulusan pendidikan bahasa Prancis.

"Kenapa minim? Karena memang menjadi guru bahasa Prancis di sekolah ini belum menjanjikan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh teman-teman yang belajar bahasa Prancis. Tingkat kesejahteraannya, apalagi sekarang ada P3K, ada ASN. Yang diharapkan mereka mungkin ya minimal ASN, PNS," ujar Dudung.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Minta Izin Anak Sebelum Posting, Diah Permatasari: Kalau Jelek, Dikomplain
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
BookCabin Travel Fair 2026 Resmi Digelar di Makassar, Tawarkan Promo Penerbangan hingga Paket Umrah
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Jelang Final Liga Champions: Begini Head to Head PSG vs Arsenal
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Jalur Jamarat di Mina, Ketika Jemaah Haji Belajar Arti Kemanusiaan
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Perintah Prabowo Bahasa Perancis Diajarkan di Seluruh Sekolah
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.