Jenazah Mrs X Ditemukan Dalam Kondisi Mengenaskan di Pantai Sine Tulungagung

suarasurabaya.net
15 jam lalu
Cover Berita

Jenazah wanita tanpa identitas atau Mrs. X ditemukan warga di kawasan Pantai Sine Cemoro Sewu, Kabupaten Tulungagung, Jumat (29/5/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, setelah diduga hanyut di lautan lebih dari sepekan.

Bripda Samuel Caesario, anggota Ditpolairud Polda Jatim BKO Pos Tulungagung mengatakan, jenazah pertama kali ditemukan oleh NN (63 tahun) petugas kebersihan pantai sekitar pukul 05.00 WIB, di pesisir Pantai Sine.

“Sekitar pukul 05.00 saksi atas nama Pak NN menemukan jenazah di pesisir Pantai Sine Tulungagung. Setelah itu sekitar pukul 05.15 WIB saksi melaporkan kepada kami di Pol Airud Polda Jawa Timur BKO Pos Tulungagung. Kemudian pukul 06.00 kami bersama Posmat Angkatan Laut Tulungagung mendatangi TKP,” ujarnya saat on air di Radio Suara Surabaya, Jumat siang.

Selanjuntnya, sekitar pukul 08.30 WIB Tim Inafis Polres Tulungagung tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi awal. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia 20 hingga 30 tahun.

Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek kain berwarna abu-abu dan celana dalam abu-abu merek Davvero. Selain itu, kondisi jenazah ditemukan sudah tidak utuh. Berdasarkan hasil identifikasi sementara, korban diduga telah meninggal dunia dan hanyut di laut selama lebih dari tujuh hari.

“Perkiraan dari tim Inafis lebih dari tujuh hari hanyut di laut, sehingga kondisi korban terbelah menjadi dua. (Bagian) kepala dan badan terpisah,” tambah Samuel.

Ia menambahkan, saat ditemukan, terdapat tali yang terikat pada bagian kaki korban. Namun, polisi memastikan pengikatan tersebut dilakukan oleh saksi yang menemukan jenazah, bukan berkaitan dengan tindak pidana.

Menurut Samuel, tindakan itu dilakukan agar jasad tidak kembali terseret ombak ke tengah laut karena kondisi air laut saat itu sedang pasang. “Itu tali diikat ke kaki oleh saksi karena posisi air laut makin siang makin naik. Takutnya nanti hanyut lagi ke tengah laut,” jelasnya.

Hingga kini, polisi belum menerima laporan warga yang kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut. Karena kondisi kepala korban sudah tidak dapat dikenali, identifikasi dilakukan berdasarkan pakaian dan ciri fisik lain yang masih tersisa.

Sementara itu, hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Untuk identifikasi awal sementara tidak ada bukti pukulan ataupun pembunuhan. Saat ini tim Inafis masih melakukan identifikasi lebih lanjut,” ujar Samuel.

Jenazah Mrs. X kini telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Iskak Tulungagung. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa agar segera mendatangi rumah sakit untuk membantu proses identifikasi dengan membawa dokumen pendukung yang diperlukan. (bil/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Lengkap 5 Isu Strategis Bahasan Prabowo-Macron
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Plt Bupati dan Ketua DPRD Sepakat: Tak Boleh Ada Jual Beli Jabatan di Pekalongan
• 20 jam laludimas4wibowo
thumb
inDrive Berkomitmen Perkuat Pada Kegiatan Kepedulian Sosial
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Kacang-kacangan dan kedelai bantu lawan hipertensi sampai 30 persen
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Promo Tiket Whoosh Long Weekend 2026: Ada Cashback 50 Persen hingga Diskon 20 Persen
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.