HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – 100 Mitra Pengemudi berprestasi sebagai pemenang Program Berangkat Umrah (Berkah) telah diumumkan pasca Iduladha.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian “Perjalanan Bermakna” dalam payung Babak 2: Memberi Makna, yang memberikan kesempatan kepada total 105 Mitra Pengemudi dari berbagai kota di Indonesia untuk menjalankan ibadah umrah tahun ini.
Pengumuman tersebut melengkapi lima Mitra Pengemudi yang sebelumnya telah menerima apresiasi serupa pada momentum Ramadan 2026, tepatnya pada 26 Februari lalu.
Dengan demikian, sebanyak 105 Mitra Pengemudi Grab akan diberangkatkan ke Tanah Suci secara bertahap sepanjang tahun 2026.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan pihaknya percaya bahwa dukungan kepada Mitra Pengemudi dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk.
Menurutnya, setiap hari para mitra menjalani perjalanan yang bukan hanya mengantarkan penumpang, makanan, dan barang, tetapi juga membawa nilai-nilai kebaikan dalam setiap interaksi.
“Program Berkah adalah cara kami untuk mengapresiasi perjalanan tersebut. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan tanda kasih sebagai wujud terima kasih yang tulus kepada para Mitra Pengemudi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mendedikasikan hidupnya untuk membantu dan menginspirasi sesama,” ujarnya.
Ia menambahkan, Program BERKAH berada dalam pilar yang sama dengan Bonus Hari Raya, yakni Babak 2: Memberi Makna.
Setelah BHR diberikan pada momentum Idulfitri, Program BERKAH dihadirkan menjelang Iduladha sebagai bentuk apresiasi yang berkelanjutan dan relevan dengan perjalanan hidup para mitra.
“Program BERKAH dilaksanakan melalui kompetisi yang berlangsung sejak 1 April hingga 15 Mei 2026,” tuturnya.
Mitra Pengemudi roda dua dan roda empat yang aktif dari berbagai wilayah di Indonesia berkesempatan menjadi pemenang berdasarkan capaian performa yang telah ditentukan.
Wilayah peserta dibagi ke dalam empat klaster kota, mulai dari Jabodetabek, kota-kota besar seperti Surabaya, Bandung, dan Makassar, hingga kota operasional lainnya seperti Kupang, Sorong, dan Manokwari. Sistem klaster tersebut diterapkan agar mitra dari kota besar maupun kecil memiliki kesempatan yang setara untuk memenangkan paket umrah.
Adapun kriteria penilaian meliputi jumlah order, jam online, hari online, dan tingkat penyelesaian perjalanan, dengan jumlah order tertinggi sebagai indikator utama.
Penilaian dilakukan sesuai target capaian yang relevan dengan kondisi operasional di masing-masing wilayah. Program ini juga menghadirkan kisah inspiratif dari para penerimanya.
Lima Mitra Pengemudi yang diumumkan saat Ramadan lalu menjadi representasi keberagaman dalam ekosistem Grab. Mereka di antaranya Mpok Fika, relawan juru bahasa isyarat dan bagian dari Komunitas Mitra Tuli Grab.
Lalu ada Jonathan yang aktif memimpin komunitas di wilayah pinggiran Manado; hingga Yusuf yang mendirikan komunitas relawan bagi keluarga prasejahtera dan lansia.
Selain itu, terdapat Syamsudin yang tetap bekerja keras menafkahi keluarga meski memiliki keterbatasan fisik, serta Yunus yang berhasil meningkatkan taraf ekonomi keluarganya dengan naik kelas dari GrabBike ke GrabCar Premium.
Sementara itu, 100 Mitra Pengemudi yang diumumkan kali ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang dan kisah perjuangan yang berbeda-beda.
Mereka menjadi gambaran nyata dedikasi para Mitra Pengemudi Grab yang setiap hari bekerja melayani masyarakat.
Salah satu penerima program Berkah, Mpok Fatmasari, mengaku sangat bersyukur mendapatkan kesempatan untuk berangkat umrah. Ia menyebut sebelumnya tidak pernah membayangkan dapat menginjakkan kaki di Tanah Suci.
“Saya sangat senang dan bersyukur atas program BERKAH dari Grab. Kesempatan ini menjadi motivasi bagi saya untuk semakin semangat narik dan menerima order, sekaligus menjadi pengingat untuk terus beribadah lebih baik lagi,” ungkapnya.
Keberangkatan 105 Mitra Pengemudi ke Tanah Suci akan dilaksanakan secara bertahap sepanjang tahun 2026. Jadwal keberangkatan akan disesuaikan dengan arahan Kementerian Agama Republik Indonesia, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, serta kondisi terkini di lapangan.
Selama menjalani rangkaian ibadah umrah, para Mitra Pengemudi akan didampingi oleh muthawif berpengalaman dan travel partner resmi yang telah ditunjuk Grab Indonesia. Perusahaan berharap program ini dapat memberikan pengalaman spiritual yang bermakna bagi para mitra dan keluarganya.
Menutup pernyataannya, Neneng menegaskan bahwa apresiasi tersebut menjadi pesan bagi seluruh Mitra Pengemudi Grab di Indonesia bahwa dedikasi dan kerja keras mereka dihargai. “Nariknya berkah, perginya ke Makkah,” tutupnya. (wis)





