MenPANRB Sebut WFH ASN Sepekan Sekali Bikin Anggaran Dinas Hemat Rp 1,95 T

kumparan.com
13 jam lalu
Cover Berita

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Rini Widyantini, mencatat hasil evaluasi WFH ASN sejak April 2026 telah berhasil menghemat anggaran perjalanan dinas hingga Rp 1,95 triliun.

Selain itu, terdapat utilitas pemerintah yang berhasil dihemat senilai Rp 65,6 miliar, dan tercatat kenaikan 100.817 dokumen Tanda Tangan Elektronik (TTE).

“Efisiensi tidak berarti mengurangi layanan. Efisiensi hari ini berarti mengubah cara negara bekerja. Fleksibilitas kerja adalah pintu masuknya, sementara transformasi digital pemerintah adalah perubahan utamanya,” kata Rini melalui keterangannya, dikutip Jumat (29/5).

Menurut Rini, sekitar 95 persen layanan publik berada dalam kondisi stabil bahkan mengalami peningkatan selama penerapan fleksibilitas kerja. Tingkat kepuasan masyarakat juga dinilai tetap terjaga, sementara seluruh pengaduan publik tetap ditangani melalui kanal resmi yang tersedia.

Rini mengatakan transformasi budaya kerja harus didukung fondasi Digital Public Infrastructure (DPI), meliputi identitas digital, pertukaran data antarinstansi, hingga sistem pembayaran digital pemerintah.

Menurut dia, fondasi tersebut menjadi syarat penting untuk membangun birokrasi yang terintegrasi, tidak berjalan sendiri-sendiri, dan lebih tepercaya.

“Transformasi budaya kerja harus mendorong ASN bekerja lebih efektif, agile, dan berorientasi hasil. Fleksibilitas kerja bukan berarti menurunkan kualitas pelayanan, justru harus memperkuat profesionalisme dan akuntabilitas kinerja,” tambahnya.

Dalam evaluasi tersebut, pemerintah turut mencatat sejumlah hal yang masih perlu diperkuat, mulai dari budaya kerja digital hingga pola koordinasi antar unit maupun antar instansi.

Pemerintah juga mendorong setiap instansi agar tetap memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal meskipun menerapkan sistem kerja fleksibel.

“Ke depan, fleksibilitas kerja harus semakin matang implementasinya. Tidak hanya fleksibel dalam tempat bekerja, tetapi juga semakin kuat dari sisi tata kelola, koordinasi, dan pencapaian kinerja organisasi,” tutur Rini.

Adapun Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah telah memperpanjang kebijakan WFH untuk ASN dalam sepekan sekali hingga dua bulan ke depan.

“Kemudian tadi dibahas berbagai kebijakan yang akan diambil, termasuk kebijakan paket terkait dengan ekonomi ke depan dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir, maka juga akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan,” kata Airlangga di Istana Negara, dikutip Jumat (29/5).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Buyback Emas Antam Naik 9,27% hingga Hari Ini Jumat (29/5)
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Tiba di Candi Mendut, Api Dharma Mrapen Disakralkan Jelang Hari Raya Waisak 2026
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Aktivitas Kreatif Bantu Anak Lebih Percaya Diri
• 8 jam laluherstory.co.id
thumb
Habiburokhman: Dana APBN untuk Kurban Presiden Prabowo Sah Secara Hukum dan Syariah Islam
• 15 jam laludisway.id
thumb
Wamendagri Akhmad Wiyagus Ajak Masyarakat Perkuat Kolaborasi dalam Gerakan Indonesia ASRI
• 8 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.