JAKARTA, KOMPAS.com - Hari Kamis menjadi momen paling ditunggu-tunggu dan membahagiakan untuk lansia bernama Leny (84).
Sebab, pada hari tersebut ia akan dititipkan oleh buah hatinya di daycare bernama Rumah Elok Lansia di Jalan Alam Segar VII, Nomor 21, Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Leny mengaku, pertama kali didaftarkan di daycare Rumah Elok Lansia oleh putri keduanya yang bernama Cindy.
Sebab, selama ini Leny tinggal seorang diri, meski dua anaknya tetap tinggal di lingkungan atau klaster yang sama.
Baca juga: Daycare Lansia Rumah Elok, Harapan Baru Melawan Sepi
Sebelum bergabung di daycare, ia kerap kali merasa kesepian, ketika keempat anaknya harus bekerja atau mengurus rumah tangga masing-masing.
"Benar, sedih. Jadi di rumah sorangan (sendirian) saja, paling sama cucu," ucap Leny ketika diwawancarai Kompas.com di Rumah Elok Lansia, Kamis (28/5/2026).
Hari-harinya di rumah hanya diisi dengan menonton televisi, tidur, makan, dan bermain dengan cucu jika berkunjung ke rumah.
Oleh karena itu, ia langsung menerima tawaran dari putrinya untuk masuk ke daycare lansia.
Baca juga: Potret Panti Sosial Cengkareng, Merawat Ratusan Lansia dengan Kondisi Beragam
Bergabung di daycare ternyata membuat hidup lansia tersebut kembali berwarna.
Ia mengaku senang, karena di Rumah Elok Lansia bisa bertemu dengan teman-teman sebaya, dibandingkan di rumah yang sering merasa sepi dan sendirian.
"Banyak teman, ini yang bikin saya bahagia. Hari Kamis itu hari yang paling bagus buat saya karena bisa ketemu teman-teman. Saya enggak kesepian lagi," sambung dia.
Bagi Leny, hal paling menyenangkan ketika berkegiatan di daycare adalah mengobrol bersama dengan lansia lainnya dan juga fasilitator.
Baca juga: Warga Minta JPO Stasiun Bekasi Dilengkapi Lift untuk Akses Lansia-Ibu Hamil
Selain itu, ia juga selalu semangat jika harus melakukan aktivitas mengasah kemampuan otaknya seperti mengerjakan soal matematika.
Bahkan Leny, juga selalu antusias apabila ada aktivitas bernyanyi bersama di daycare Rumah Elok Lansia.
Bukti peduli anakSedangkan Sumardi (78) bercerita, telah bergabung di Rumah Elok Lansia sejak 2023.
Tawaran untuk masuk daycare itu datang dari putra ketiganya bernama Tri, karena Sumardi tinggal sendiri.
Di sisi lain, ketika itu mencuat berita di mana kedua lansia ditemukan sudah tewas di dalam rumahnya tanpa diketahui orang.
Baca juga: Lebih Banyak Lansia daripada Anak-anak di China, Beijing Mulai Khawatir
"Jadi anak saya itu berpedoman pada orang tua yang meninggal itu. Terus dia take care apa yang jadi kebutuhan saya. Kebutuhan ART, kebutuhan rumah, telepon, listrik, segala itu anak saya yang ngurusin," tutur dia ketika ditemui di Rumah Elok Lansia, Kamis.
Tak hanya memenuhi segala kebutuhan di rumah, Tri juga memfasilitasi ayahnya untuk berkegiatan di luar rumah seperti di Daycare Rumah Elok Lansia dan juga di Tentram Senior Care, Depok, Jawa Barat.
Sumardi mengaku, bersyukur karena memiliki anak yang masih peduli dan siap memfasilitasi dirinya untuk tetap aktif dan sehat di luar rumah.
Berkegiatan di daycare membuat lansia itu merasa lebih sehat, lebih semangat, dan lebih berwarna hidupnya.
Baca juga: Senggolan di Jalan, Oknum Brimob di Ambon Pukul Pria Lansia hingga Terluka
Pasalnya, selama di daycare ia tak lagi merasa sepi, karena bisa bertemu banyak teman dan melakukan berbagai aktivitas.





