4 Jenis Papan Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia, Simak Kriteria-kriterianya

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Secara umum, papan pencatatan bursa berfungsi sebagai klasifikasi saham berdasarkan skala usahanya.

4 Jenis Papan Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia, Simak Kriteria-kriterianya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Apa saja jenis papan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia? Ada tiga jenis papan pencatatan yang patut diketahui investor. Yakni papan utama, papan pengembangan, papan akselerasi, dan papan ekonomi baru. 

Secara umum, papan pencatatan bursa berfungsi sebagai klasifikasi saham berdasarkan skala usahanya. Bursa efek menerapkan kriteria tertentu untuk tiap papan pencatatan untuk mengelompokkan saham-saham yang tercatat di pasar. 

Baca Juga:
3 Jenis Profil Risiko Investasi dan Instrumen yang Cocok, Pemula Wajib Paham

Status papan pencatatan tiap saham dapat berubah secara berkala. Sebagai contoh, saham yang semula tercatat di papan akselerasi naik kelas ke papan pengembangan setelah bisnisnya berkembang. 

Jenis Papan Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia 

Melansir laman Bursa Efek Indonesia (29/5/2026), berikut ini adalah kriteria saham pada papan utama, papan pengembangan, papan akselerasi, dan papan ekonomi baru: 

Baca Juga:
6 Saham Bank Digital di Bursa Efek Indonesia, Inilah Daftar dan Jenis Produknya
Papan Utama  
  • Bahan hukum Perseroan Terbatas (PT) 
  • Sudah beroperasi lebih dari 36 bulan
  • Mencatatkan laba usaha 1 tahun terakhir
  • Laporan keuangan diaudit minimal tiga tahun dengan dua tahun berstatus Opini Wajar Tanpa Modifikasian
  • Memiliki aktiva berwujud bersih senilai lebih dari atau sama dengan Rp100 miliar
  • Jumlah saham yang ditawarkan ke publik minimal 300 juta lembar 

Jumlah saham yang ditawarkan untuk emiten papan utama juga dibedakan tergantung pada nilai ekuitas perusahaan. Calon emiten dengan ekuitas lebih besar dari Rp2 triliun harus melepas saham minimal 10 persen. 

Sementara calon emiten dengan nilai ekuitas antara Rp500 miliar hingga Rp2 triliun harus menawarkan saham ke publik minimal 15 persen. Sedangkan calon emiten dengan nilai ekuitas kurang dari Rp500 miliar harus menawarkan saham ke publik minimal 20 persen. 

Baca Juga:
Apa Itu Sekuritas? Ini Jenis dan Cara Memilih yang Tepat Agar Terhindar dari Investasi Bodong
Papan Pengembangan 
  • Badan hukum Perseroan Terbatas
  • Sudah beroperasi lebih dari 12 bulan 
  • Masih dapat berstatus rugi (dengan proyeksi tahun ke-2 hingga ke-6 laba usaha dan laba bersih) 
  • Laporan keuangan diaudit minimal 12 bulan dengan 1 tahun status Opini Wajar Tanpa Modifikasian
  • Memiliki aktiva berwujud bersih senilai lebih dari Rp5 miliar, atau laba usaha minimal Rp1 miliar dan nilai kapitalisasi saham lebih besar dari atau sama dengan Rp100 miliar, atau pendapatan usaha lebih dari atau sama dengan Rp40 miliar dan nilai kapitalisasi saham lebih dari atau sama dengan Rp200 miliar 
  • Jumlah saham yang ditawarkan ke publik minimal 150 juta saham 

Jumlah saham yang ditawarkan ke publik untuk kategori papan pengembangan juga sama dengan papan utama. 

Papan Akselerasi 

Sementara itu, papan akselerasi adalah papan pencatatan untuk saham emiten dengan aset skala kecil dan aset skala menengah. Sesuai POJK No. 53/POJK.04/2017, calon perusahaan yang boleh masuk kategori papan akselerasi adalah: 

Emiten skala kecil dengan aset kurang dari Rp50 miliar
Emiten skala menengah dengan nilai aset kurang dari Rp50 miliar atau kurang dari atau sama dengan Rp250 miliar 

Syarat pencatatannya pun relatif lebih mudah dibandingkan dengan emiten pada papan utama dan pengembangan. Calon emiten papan akselerasi masih dapat mencatatkan rugi dengan proyeksi laba usaha maksimal tahun ke-6. 

Laporan keuangan yang perlu disertakan juga minimal satu tahun terakhir dengan Opini Wajar Tanpa Modifikasi. Jumlah saham yang ditawarkan minimal 20 persen dan harga sahamnya perdananya boleh senilai lebih besar dari atau sama dengan Rp50 per unit. 

Papan Ekonomi Baru 

Sementara Ekonomi Baru adalah papan pencatatan saham untuk emiten yang menggunakan teknologi untuk inovasi produk dan jasa yang meningkatkan produktivitas serta pertumbuhan ekonomi. Memiliki kemanfaatan sosial dan tingkat pertumbuhan tinggi. 

Keberadaan papan ekonomi baru di bursa efek adalah untuk mengakomodasi perkembangan perusahaan dengan kapitalisasi pasar yang besar tetapi memiliki karakter tertentu. 

Perusahaan yang tercatat di Papan Ekonomi Baru harus memenuhi karakteristik berikut ini:

  • Memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi
  • Menggunakan teknologi untuk menciptakan inovasi produk atau jasa yang meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi serta memiliki kemanfaatan sosial yang luas; dan
  • Masuk dalam bidang usaha yang ditetapkan Bursa
  • Perusahaan yang memenuhi karakteristik tertentu sebagaimana disebutkan di atas dapat dicatatkan di Papan Ekonomi Baru

Adapun bidang usaha calon emiten kategori ekonomi baru yang ditetapkan bursa antara lain:  

  • Autonomous technology and industrial (teknologi dan industri otonom);
  • Genomic and/or biomedicine (genom dan/atau biomedis);
  • Fintech (teknologi keuangan);
  • Next generation internet (5G) (generasi internet berikutnya (5G));
  • Cloud computing & big data;
  • Cyber security (keamanan cyber);
  • Future cars (mobil masa depan);
  • Video gaming (permainan video); dan
  • Bidang usaha lain yang ditetapkan oleh Bursa

Itulah jenis papan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia yang patut diketahui oleh investor pemula. 


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mantan Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi Meninggal di Pengasingan pada Usia 80 Tahun
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Indonesia–Prancis Perkuat Kemitraan Strategis Bidang Energi hingga Pendidikan
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Wamenhaj: Lempar Jumrah Jemaah Lansia Rentan hingga Punya Komorbid Dibadalkan
• 1 menit lalukumparan.com
thumb
Kadispenad Tegaskan TNI AD Tidak Antikritik Terkait Film Dokumenter Pesta Babi
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bertemu untuk Keempat Kalinya, Prabowo-Macron Ingin Bangun Kekuatan Negara Independen
• 21 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.