Pacu Serapan Gabah dan Beras Petani, Bulog Siapkan Gudang Kapasitas 7 Juta Ton

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, bakal mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras petani secara nasional pada tahun 2026 ini, dengan menyiapkan kapasitas gudang hingga 7 juta ton.

Dia mengatakan, kapasitas gudang sebesar itu merupakan langkah antisipasi, karena produksi gabah petani masih terus berlangsung dan hasil panen tetap harus diserap pemerintah melalui Bulog.

Baca Juga :
Tolak Monopoli dan Sentralisasi, Asosiasi Petani Sawit Dorong Fungsi DSI Sebagai Verifikator
Pemerintah Buka Suara Soal Harga Beras SPHP di Tengah Fluktuasi Kurs Dolar AS

"Kalau kita antisipasi aja. Jadi kita antisipasi kalau yang namanya petani panen ini kan nggak bisa kita hentikan. Yang namanya petani sudah tanam kan mau nggak mau pasti harus kita serap," kata Rizal di Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani
Photo :
  • ANTARA/Harianto

Dia menegaskan, penyerapan gabah petani tidak dapat dihentikan, mengingat petani yang sudah memasuki masa panen membutuhkan kepastian pasar untuk menjaga harga dan keberlanjutan produksi pangan nasional.

Rizal mencontohkan, pada tahun 2025 Bulog awalnya ditarget menyerap 3 juta ton beras, namun realisasinya melampaui target karena produksi petani terus meningkat selama musim panen berlangsung.

Pada tahun 2025, Bulog berhasil menyerap lebih dari 3 juta ton atau mendekati 3,2 juta ton beras sehingga kapasitas gudang tambahan dinilai penting untuk menjaga cadangan pangan pemerintah.

Bulog menyatakan seluruh gudang yang dikelola telah penuh mencapai hampir 4 juta ton. Sehingga, perusahaan BUMN pangan tersebut menyewa gudang swasta untuk menyimpan gabah setara beras yang diserap dari petani di dalam negeri.

Rizal menegaskan pihaknya terus memperkuat kapasitas penyerapan dan penyimpanan guna memastikan hasil panen petani terserap optimal. Menurutnya, lonjakan stok beras menjadi indikasi meningkatnya produksi sekaligus tingginya kepercayaan petani terhadap penyerapan pemerintah.

Selain itu, Bulog saat ini sedang persiapan membangun 100 gudang baru untuk menyimpan stok cadangan pangan pemerintah terutama beras termasuk jagung.

"Supaya tidak perlu sewa gudang ke depan," ujarnya. (Ant).

Baca Juga :
Percepat Penyerapan Dana Bencana Sumatera, Begini Strategi Purbaya
Jaga Stabilitas Harga, Sekjen Kemendagri Minta Bulog Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur
Prabowo: 19 Bulan Saya Memimpin Sudah Swasembada Beras dan Jagung

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Astra Serahkan Rumah Layak Huni & Luncurkan EcoBiz Desa Sejahtera Astra di Garut
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Lebih dari Sekadar Trofi, Piala Dunia 2026 Berpotensi Gerakkan Ekonomi Rp 731 T
• 15 menit lalukumparan.com
thumb
Le Minerale Rutin Salurkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal Tiap Idul Adha
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Akankah Trump Kembali Gagalkan Kesepakatan AS-Iran?
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Teddy: Forum Bisnis RI-Prancis Pertemuan 30 Industri, Kapitalisasi USD 1,3 T
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.