Perayaan Idul Adha di Timur Tengah Berlangsung di Tengah Bayang-Bayang Konflik dan Krisis Kemanusiaan

pantau.com
13 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di berbagai negara Timur Tengah berlangsung dengan suasana yang kontras antara kemeriahan tradisi dan dampak konflik yang masih membayangi sejumlah wilayah, termasuk Gaza, Sudan, dan sebagian Lebanon.

Di sejumlah negara seperti Mesir, Qatar, Suriah, Yaman, dan wilayah Tepi Barat Palestina, masyarakat tetap menjalankan tradisi Idul Adha dengan melaksanakan salat Id, membeli hewan kurban, berbagi makanan, serta menikmati berbagai perayaan bersama keluarga.

Namun, jutaan warga di kawasan yang terdampak perang dan krisis kemanusiaan menghadapi kondisi yang jauh berbeda akibat kerusakan infrastruktur, pengungsian, dan kesulitan ekonomi yang berkepanjangan.

Tradisi Idul Adha Tetap Bertahan

Warga di berbagai kota Timur Tengah terlihat memadati pasar hewan ternak menjelang Idul Adha untuk mempersiapkan ibadah kurban.

Di Kairo, Mesir, pasar domba dipenuhi masyarakat yang mencari hewan kurban untuk perayaan hari besar umat Islam tersebut.

Di Doha, Qatar, ribuan warga melaksanakan salat Idul Adha dan menikmati pesta kembang api yang menerangi langit malam sebagai bagian dari rangkaian perayaan.

Sementara itu, di Damaskus, Suriah, para pembuat kue tradisional Maamoul tetap mempertahankan tradisi menyiapkan hidangan khas Idul Adha yang menjadi bagian penting perayaan keluarga.

Di Yaman, masyarakat terlihat berbelanja permen dan kacang-kacangan di pasar tradisional menjelang hari raya.

Konflik Membayangi Kebahagiaan Hari Raya

Di tengah kemeriahan tersebut, konflik bersenjata dan kondisi ekonomi yang memburuk masih menjadi tantangan besar bagi jutaan warga di kawasan Timur Tengah.

Di Gaza, banyak keluarga tidak lagi mampu membeli hewan kurban maupun memenuhi kebutuhan pangan yang layak akibat dampak perang yang berkepanjangan.

Rumah-rumah yang hancur dan kondisi pengungsian membuat sebagian warga menjalani Idul Adha dalam keterbatasan.

Situasi serupa juga dirasakan oleh masyarakat di Sudan dan beberapa wilayah Lebanon yang masih terdampak konflik serta ketidakstabilan keamanan.

Meski demikian, masyarakat di berbagai wilayah tetap berupaya mempertahankan tradisi Idul Adha dengan berbagi makanan, berkumpul bersama keluarga, dan menjalankan ibadah sesuai kemampuan masing-masing.

Perayaan tahun ini menjadi gambaran kontras antara semangat kebersamaan umat Islam dalam menyambut hari raya dan tantangan kemanusiaan yang masih berlangsung di sejumlah kawasan Timur Tengah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Erin dengan Mantan ART Ramai Jadi Perbincangan, Praktisi Hukum Beri Pandangan Ini
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Dewi Perssik Kuliah Psikologi, Ingin Lebih Memahami Diri Sendiri
• 20 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Ajarkan Empati, Jangan Biarkan Anak Indonesia Kehilangan Rasa Kemanusiaan
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Kemendag perkuat akses pasar global bagi pelaku waralaba
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Punya Darah Indonesia, Ian Maatsen Masuk Daftar Cadangan Timnas Belanda untuk Piala Dunia 2026
• 22 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.