Jakarta, CNBC Indonesia
source on Google
Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah Jepang menyetujui paket pengeluaran tambahan atau subsidi energi sebesar USD 3,2 miliar atau setara Rp 57,08 triliun untuk meringankan kenaikan biaya listrik dan gas akibat ketegangan di Timur Tengah yang terus mengganggu pasar energi global. Pemerintah menyetujui rencana subsidi darurat, untuk membantu rumah tangga dan usaha kecil selama musim panas, saat permintaan energi biasanya meningkat.
Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Jumat, 29/05/2026) berikut ini.
Add as a preferredsource on Google




