Seorang pria bernama Deri Fauzen (29) mengalami luka bakar setelah tubuhnya tersambar api saat hendak menyalakan alat pemanggang sate di Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Korban kini menjalani perawatan intensif di IGD Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, Jakarta Selatan.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq, membenarkan peristiwa tersebut. Insiden itu terjadi di sebuah rumah kontrakan di Jalan Gelatik Atas RT 08/09, Kelurahan Rengas, Ciputat Timur.
“Benar ada kejadian warga terbakar saat menyalakan tempat panggangan sate,” kata Bambang, Jumat (29/5).
“Dia pake bbm pertalite untuk hidupkan arang mau bakar sate,” tambahnya.
Peristiwa itu bermula saat korban hendak membuat sate dari daging pembagian hewan kurban pada Rabu (27/5) sekitar pukul 19.30 WIB. Deri diketahui membeli 1 liter bensin jenis pertalite di warung dekat kontrakannya untuk membantu menyalakan arang.
Saat proses memanggang, bara api pada arang disebut kurang menyala. Korban kemudian menuangkan pertalite ke tempat panggangan sambil menggunakan kipas untuk menghidupkan api.
“Karena bara api dari arang kurang menyala, akhirnya ditambahkan atau menuang bensin pertalite tersebut,” ujar Bambang.
Namun, api justru menyambar tubuh korban hingga membuatnya mengalami luka bakar serius. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban langsung berupaya memadamkan api di tubuh Deri sebelum membawanya ke rumah sakit.
“Selanjutnya api menyambar ke bagian badan saudara Deri Fauzen, selanjutnya berteriak minta tolong, warga membantu memadamkan api yang ada di badan,” kata Bambang.
Korban sempat mendapat penanganan di RS Helsa sebelum akhirnya dirujuk ke RSPPN Panglima Besar Soedirman untuk menjalani perawatan lanjutan. Berdasarkan keterangan warga yang membantu korban, luka bakar yang dialami disebut mencapai hampir 80 persen tubuh.





