Pelayanan Kesehatan Masyarakat Sumut Naik Kelas, Umur Harapan Hidup Meningkat dan Angka Kematian Ibu Turun Signifikan

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) berhasil meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sepanjang tahun 2025. Keberhasilan tersebut dinilai tidak terlepas dari peran besar Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melalui penguatan program kesehatan yang terintegrasi dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Melalui visi Kolaborasi Sumut Berkah, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara sukses melampaui sejumlah target indikator makro kesehatan, ditandai dengan meningkatnya Umur Harapan Hidup (UHH) serta turunnya Angka Kematian Ibu (AKI) secara signifikan hingga melampaui target nasional.

Baca Juga :
4 Pegawai Toko di Sumut Keracunan Asap Genset Imbas Pemadaman Listrik, Dua Orang Tewas
Viral Lagu “Siti Mawarni”, BNN Langsung Gerebek Kampung Narkoba di Sumut

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Muhammad Faisal Hasrimy mengatakan, dari tujuh indikator kinerja utama, lima di antaranya berhasil direalisasikan dengan capaian di atas 100 persen.

“Ini merupakan buah dari kerja keras, sinergi, dan pendekatan holistik yang dilakukan bersama antara instansi pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota dalam penguatan sistem layanan kesehatan yang terintegrasi di Sumut,” ujar Faisal Hasrimy, Jumat (29/5/2026).

Berdasarkan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Tahun 2025 yang telah direviu Inspektorat Provinsi Sumut, mayoritas indikator kinerja utama program kesehatan berhasil melampaui target yang ditetapkan.

Salah satu indikator makro keberhasilan pembangunan kesehatan adalah meningkatnya Umur Harapan Hidup (UHH) masyarakat Sumut. Pada tahun 2025, UHH Sumut mencapai 74,19 tahun atau melampaui target perjanjian kinerja sebesar 74,01 tahun dengan capaian 100,24 persen.

“Angka ini menunjukkan tren positif yang konsisten dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. UHH tahun 2024 sebesar 73,90 tahun dan tahun 2023 sebesar 73,67 tahun. Meningkatnya usia harapan hidup ini sekaligus menjadi penanda bahwa kualitas hidup dan akses terhadap fasilitas kesehatan di Sumut semakin membaik,” kata Faisal.

Prestasi paling menonjol tercatat pada peningkatan kesehatan ibu dan anak. Angka Kematian Ibu (AKI) di Sumatera Utara berhasil ditekan hingga mencapai 45,38 per 100.000 kelahiran hidup (KH), jauh lebih baik dari target awal sebesar 65,78 per 100.000 KH atau dengan capaian 131,01 persen.

Capaian tersebut juga berada jauh di bawah rata-rata nasional tahun 2025 yang tercatat sebesar 85,17 per 100.000 KH.

Penurunan AKI turut diiringi membaiknya Angka Kematian Bayi (AKB) yang terealisasi sebesar 3,20 per 1.000 kelahiran hidup, lebih baik dari target 3,28 per 1.000 KH dengan capaian 102,44 persen.

Baca Juga :
PSSI Optimistis Piala AFF U-19 2026 di Sumut Bakal Diserbu Penonton dari Negara Tetangga
Ribuan Hektare Sawah Dipulihkan, Jamin Ketahanan Pangan Wilayah Terdampak
JK Kembali Dilaporkan Terkait Dugaan Penistaan Agama Atas Ceramahnya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tiga Anak Tewas dalam Sepekan akibat Kekerasan, Apa Itu Filisida?
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
PNM Salurkan Hewan Kurban kepada Warga Desa, Penerima Berterima Kasih
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Perluas Pasar Kendaraan Listrik, Geely EX2 hingga Starray EM-i Hadir di IIMS Surabaya 2026
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Acuan Ganti Oli yang Tepat Berdasarkan Waktu atau Jarak Tempuh?
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Legislator PAN Ketuai Pansus Hak Angket DPRD Gowa
• 8 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.