PDIP Balas Sindiran PSI: Jokowi Dipecat Secara Tidak Hormat

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

PSI menyindir PDIP yang dinilai khawatir karena Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) akan safari politik mengunjungi berbagai DPD PSI. PSI menilai, aksi PDIP yang menyindir isu ijazah palsu Jokowi terkait rencana safari politik, padahal dulu PDIP yang mengusung Jokowi menjadi presiden, sangat lah tidak berkelas.

Menanggapi sindiran itu, Juru Bicara PDIP Guntur Romli menegaskan safari politik Jokowi tak akan berpengaruh pada partai banteng itu. Menurutnya, Jokowi, beserta anak dan mantunya, sudah dipecat dengan tidak hormat dari PDIP.

"Saya sangat yakin tidak ada pengaruh sama sekali. Jokowi itu sudah dipecat dari PDI Perjuangan secara tidak terhormat. Termasuk Gibran dan Bobby. Masyarakat sudah tahu. Alasannya juga karena pelanggaran terhadap Konstitusi dan pengkhianatan pada perjuangan partai," ucap Guntur saat dihubungi, Jumat (29/5).

Ia menyebut PDIP tak khawatir dengan aksi Jokowi karena sudah terbukti di Pemilu sebelumnya, Jokowi sebagai presiden tak mampu memboyong PSI ke Senayan.

"Secara logika sederhana saja, waktu Jokowi jadi Presiden tidak mampu meloloskan PSI ke Parlemen, apalagi sekarang tidak jadi apa-apa," tuturnya.

"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan Jokowi jalan-jalan ke seluruh pelosok Indonesia. Kita bisa menyaksikan drama sinetron sen kiri belok kanan ala Jokowi," tandasnya.

Sindiran PSI

Ketua DPP PSI, Bestari Barus, menilai pernyataan PDIP soal ijazah Jokowi tidak berbobot.

“Menurut saya apa yang mereka sampaikan itu dua-duanya nggak berbobot gitu,” kata Bestari kepada wartawan, Jumat (29/5).

Bestari menilai sindiran itu tidak pantas dilontarkan PDIP karena partai tersebut sebelumnya mengusung Jokowi dalam Pilpres.

“Padahal pada waktu itu mereka yang mencalonkan Pak Jokowi juga bersama partai lainnya, hari ini dia teriak soal itu (ijazah). Saya kira itu sangat tidak berkelas,” ujar dia.

Menurut Bestari, PSI tak ambil pusing dengan kritik PDIP. Ia bahkan menyebut partainya hanya menanggapi santai berbagai komentar tersebut.

“PSI tersenyum saja gitu karena nanti Pak Jokowi sangat dipastikan akan memperlihatkan ijazahnya gitu kalau diminta pengadilan pada saatnya,” kata dia.

Bestari juga menilai komentar PDIP menunjukkan adanya kekhawatiran terhadap langkah politik Jokowi belakangan ini.

“Kalau nggak khawatir ngapain berkomentar? Orang kan berkomentar salah satunya itu karena khawatir,” ucapnya.

Ia mengatakan PSI memilih santai menghadapi sindiran tersebut.

“Santai, kita nikmati kegelisahan itu,” tutur Bestari.

Sindiran PDIP

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) yang juga Wakil Ketua Komisi XIII DPR, Andreas Hugo Pareira, menanggapi santai rencana Presiden ke-7 Joko Widodo yang akan melakukan safari politik ke sejumlah daerah di Indonesia.

Andreas bahkan menyinggung polemik ijazah Jokowi yang hingga kini masih menjadi perhatian publik.

Menurut dia, Jokowi sebaiknya turut membawa ijazahnya saat melakukan safari politik ke sejumlah daerah.

“Makanya, baiknya Jokowi turun ke masyarakat sambil bawa ijazahnya. Karena sampai sekarang kasus ijazah ini menyita waktu dan perhatian masyarakat, tapi tidak jelas penyelesaiannya,” kata Andreas saat dihubungi kumparan, Jumat (29/5).

Menurutnya, masyarakat bahkan sampai saat ini ikut mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi.

“Masyarakat ikut bertanya, apakah ijazah Jokowi asli atau palsu?” tuturnya.

Jokowi Keliling Indonesia

Sebelumnya, Jokowi berencana akan keliling Indonesia sekaligus mengunjungi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di sejumlah daerah pada Juni mendatang. Agenda itu akan dimulai dari tiga provinsi, yakni Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat.

Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus, mengatakan Jokowi akan memenuhi sejumlah undangan masyarakat dan tokoh daerah dalam rangkaian kunjungannya tersebut.

“Ya, sepertinya sudah cukup jelas disampaikan ya, dari Pak Jokowi sudah menyatakan beliau pertama, beliau sudah sehat. Terkonfirmasi dari berita yang ada juga di media ya, secara langsung beliau menyatakan doorstop 'saya sudah sehat' dan akan memenuhi undangan-undangan dari masyarakat, tokoh-tokoh di daerah,” kata Bestari, Kamis (28/5).

Dalam agenda tersebut, kata dia, Jokowi juga akan menyempatkan diri mengunjungi struktur PSI di daerah.

“Dan tentu juga akan menyempatkan berkunjung ke DPD-DPD PSI, gitu. Dan akan dimulai sudah disebutkan juga tiga provinsi pertama yaitu Lampung, NTT, dan Jawa Barat begitu,” katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendes PDT Yandri Susanto Targetkan Perluasan Desa Tematik Peternakan untuk Perkuat Ketersediaan Hewan Kurban Nasional
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Momen Didit Dampingi Presiden Prabowo Bertemu Macron-Istri di Prancis
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Gunung Semeru Meletus 4 Kali Malam Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Kalahkan Tunggal Satu Dunia, Alwi Farhan Lolos ke Semifinal Sungapore Open 2026
• 8 jam lalueranasional.com
thumb
Begini Prediksi Kinerja Asuransi Tugu (TUGU) usai Kehadiran Skema Liquidity Provider
• 8 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.