Rosan Yakin Dewan Bisnis Indonesia-Prancis Jadi Penggerak Investasi Asing dan Perdagangan Bilateral

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani meyakini Dewan Bisnis Indonesia-Prancis (France-Indonesia High Level Business Council) dapat menjadi mesin penggerak investasi asing, perdagangan, dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis.

Pembentukan Dewan Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia-Prancis diumumkan dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Paris, Prancis, pada Kamis, 28 Mei 2026.

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menyaksikan langsung pembentukan dewan bisnis tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

Rosan mengatakan, "Pembentukan France–Indonesia High Level Business Council merupakan tonggak penting dalam memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara."

Menurut Rosan, dewan bisnis tersebut tidak hanya berfungsi sebagai wadah dialog antara pelaku usaha Indonesia dan Prancis, tetapi juga menjadi penggerak utama investasi, perdagangan, serta kerja sama strategis yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.

Forum Bisnis Perkuat Investasi dan Kerja Sama Strategis

Dewan Bisnis Indonesia-Prancis dipimpin bersama oleh Ketua France–Indonesia Business Council MEDEF International sekaligus CEO Danone Antoine de Saint-Affrique dan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie.

Forum bisnis tersebut mempertemukan 30 pimpinan perusahaan dan pelaku industri terkemuka dari Indonesia dan Prancis.

Total kapitalisasi pasar gabungan perusahaan yang tergabung dalam forum itu mencapai 1,3 triliun dolar AS.

Dalam peluncuran dewan bisnis tersebut, tercapai empat kesepakatan komersial baru dengan nilai total mencapai 3,5 miliar dolar AS.

Kesepakatan itu mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.

Rosan menyatakan, "Kepercayaan dunia usaha Prancis terhadap Indonesia terus meningkat. Kesepakatan yang tercapai menunjukkan bahwa Indonesia dipandang sebagai mitra strategis yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang dan iklim investasi yang semakin kompetitif."

Kawal Realisasi Investasi dan Target Perdagangan 2035

Dewan Bisnis Indonesia-Prancis juga memiliki tugas mengawal implementasi berbagai nota kesepahaman dan komitmen investasi yang telah disepakati sebelumnya.

Salah satu fokus utama dewan tersebut adalah memastikan realisasi hasil kunjungan kenegaraan Presiden Emmanuel Macron ke Indonesia pada pertengahan Mei 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Indonesia dan Prancis menandatangani 27 nota kesepahaman dengan nilai kerja sama lebih dari 11 miliar dolar AS.

Rosan menegaskan bahwa keberhasilan kerja sama tidak hanya diukur dari penandatanganan kesepakatan, tetapi juga realisasi investasi di lapangan.

Ia mengatakan, "Yang tidak kalah penting adalah memastikan seluruh komitmen tersebut dapat direalisasikan. Karena itu, forum ini akan menjadi sarana untuk mengidentifikasi hambatan, mempercepat penyelesaian berbagai kendala, dan memastikan investasi berjalan optimal."

Dewan Bisnis Indonesia-Prancis menargetkan peningkatan total perdagangan bilateral hingga tiga kali lipat pada 2035.

Pemerintah Indonesia dan Prancis memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan dewan bisnis tersebut bersama Kadin Indonesia dan MEDEF International yang berkomitmen memperkuat koridor ekonomi bilateral.

Rosan menyampaikan, "Kami optimistis hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis akan semakin kuat. Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan, membuka lapangan kerja, dan memperkuat daya saing kedua negara di tengah dinamika ekonomi global."


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
6 Fakta Menarik Lim Ji Yeon Pemain My Royal Nemesis yang Belum Banyak Diketahui
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Mobil Listrik Makin Dilirik, Kredit EV Tembus Rp18,77 Triliun
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Berkaca dari Kasus Ketua Ombudsman, Jimly Sarankan Semua Pansel Lembaga Dievaluasi
• 9 jam lalukompas.com
thumb
PM Malaysia Anwar Ibrahim Digoyang, Ramai Kader Partai "Membelot"
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sumatera hingga Papua, Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban
• 17 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.