Sejumlah Jamaah Haji Indonesia Pilih Tidur di Luar Tenda Mina, Ini Penyebabnya

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,MINA -- Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menemukan penjelasan terkait sejumlah jamaah haji Indonesia memilih beristirahat di luar tenda saat menjalani mabit di Mina. Fenomena itu ditemui langsung saat ia meninjau area pemondokan jemaah pada Rabu (10 Zulhijah), Rabu (27/5/2026). 

Dahnil mengatakan, pilihan sebagian jamaah untuk tidur di luar tenda umumnya dipengaruhi proses adaptasi terhadap suhu di dalam tenda yang menggunakan pendingin udara. Menurutnya, setiap jamaah memiliki daya tahan tubuh yang berbeda terhadap cuaca maupun temperatur ruangan.

Baca Juga
  • Prosesi Lontar Jumrah Masih Berlangsung, Komunikasi Antarjamaah Jadi Kunci
  • Transjakarta Perpanjang Jam Operasional Rute PIK 2-Blok M Selama Java Jazz Festival
  • Final Liga Champions: PSG dan Arsenal Berebut Takhta Eropa di Budapest

Saat berkeliling mengecek tenda-tenda jamaah, ia mendapati beberapa kasur digelar di area luar tenda. Sejumlah jamaah memilih beristirahat di ruang terbuka karena merasa suhu di dalam tenda terlalu dingin akibat pendingin ruangan yang menyala maksimal.

“Kan mereka di satu tenda itu macam-macam tradisi tidurnya misalnya. Kemudian kebiasaan beradaptasi dengan cuacanya. Misalnya ada yang tahan dingin. Kemudian ada yang nggak kuat dingin.,” ujar Dahnil.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia menjelaskan, kondisi tersebut lazim ditemui di hari-hari awal mabit di Mina ketika jemaah masih menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, termasuk cuaca gurun yang panas di luar namun bisa terasa sangat dingin di dalam tenda berpendingin udara.

Menurut Dahnil, selain beradaptasi dengan suhu, jamaah juga sedang menyesuaikan ritme istirahat setelah melalui rangkaian puncak haji yang menguras energi, mulai dari wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, hingga lempar jumrah di Jamrat al-Aqabah.

Karena itu, ia mengimbau jemaah menjaga kondisi fisik dan memilih tempat beristirahat yang paling nyaman selama tetap aman dan berada di area yang telah disiapkan petugas.

 

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lombok Diguncang Tiga Gempa Bumi Dangkal
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Komdigi Minta Cek NIK & KK saat Daftar SIM Card Biometrik: Cegah Disalahgunakan
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
AS Tutup Akses Pendaratan Maskapai Iran Kecuali untuk Ibadah Haji-Umrah
• 11 jam laludetik.com
thumb
Jalan Amblas Lenteng Agung Dilapisi Pelat Baja, Kendaraan Kini Bisa Melintas
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Singapore Open 2026: Agresivitas Fajar/Fikri Berbuah Tiket Semifinal
• 7 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.