Jangan Anggap Sepele! Gangguan Pencernaan Anak Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang: Ini Pentingnya Deteksi Dini Sejak Balita

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Kesadaran orang tua terhadap kesehatan saluran cerna anak kini semakin penting di tengah meningkatnya kasus gangguan pencernaan pada usia dini. 

Banyak orang tua masih menganggap masalah seperti diare, sembelit, perut kembung, hingga anak susah makan sebagai kondisi biasa yang akan membaik sendiri. 

Padahal, kesehatan saluran cerna memiliki peran besar terhadap penyerapan nutrisi, daya tahan tubuh, hingga tumbuh kembang anak secara keseluruhan.

Di berbagai negara maju seperti Jepang, Belanda, dan Amerika Serikat, edukasi mengenai kesehatan mikrobiota usus bahkan sudah menjadi bagian penting dalam pola pengasuhan anak. 

Penelitian National Institutes of Health (NIH) di Amerika Serikat menyebut keseimbangan bakteri baik di usus berpengaruh terhadap metabolisme, sistem imun, hingga perkembangan otak anak. 

Karena itu, deteksi dini gangguan pencernaan menjadi perhatian serius dalam dunia kesehatan anak modern.

Organisasi kesehatan dunia World Gastroenterology Organisation (WGO) juga menyoroti pentingnya pencegahan gangguan saluran cerna sejak usia dini. Gangguan yang tampak ringan tetapi terjadi berulang dapat memengaruhi kualitas hidup anak dalam jangka panjang. 

Anak menjadi kurang nyaman beraktivitas, sulit makan, mudah rewel, bahkan berisiko mengalami hambatan pertumbuhan apabila tidak ditangani dengan tepat.

Saluran Cerna Anak Bukan Sekadar Organ Pencernaan

Peringatan World Digestive Health Day (WDHD) 2026 yang jatuh setiap 29 Mei kembali menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan saluran cerna. Tahun ini, tema global “Chronic Diarrhea: Don’t Flush the Signs Away”, menekankan bahwa gangguan pencernaan tidak boleh dianggap sepele.

Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia dalam momentum tersebut mengajak para orang tua lebih memahami kesehatan saluran cerna anak sebagai fondasi utama tumbuh kembang optimal. Edukasi ini menyoroti bahwa sistem pencernaan anak masih terus berkembang dan sangat sensitif terhadap pola makan maupun lingkungan sekitar.

Melansir dari laman resmi, Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi Anak, Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K), FISQua, menjelaskan bahwa saluran cerna anak bukan hanya organ untuk mencerna makanan, melainkan sistem kompleks yang memengaruhi banyak fungsi tubuh.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dhea Natasya Bikin Sejarah! Raih Juara Hamamatsu Open 2026
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Presiden Prabowo hadiri jamuan santap malam di Istana Elysee Paris
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Pola Pikir yang Diam-Diam Menghambat Kesuksesan
• 17 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ajarkan Empati, Jangan Biarkan Anak Indonesia Kehilangan Rasa Kemanusiaan
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Fenomena Hipdut dan ANTINRML: Saat Dangdut Makin Dekat dengan Anak Muda
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.