Jakarta (ANTARA) - Pewarta foto Muhammad Adimaja berharap karya fotografi yang dia tampilkan dalam pameran foto dan buku berjudul "Ursyalim" bisa menunjukkan potret kehidupan di Al Quds kepada masyarakat di Indonesia.
Dalam acara "Diskusi Taman Langit ANTARA" di ANTARA Heritage Center, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (29/5), dia menyampaikan bahwa "Ursyalim" merupakan catatan visual dari reportase perjalanannya ke Yerusalem pada Februari 2026.
Menurut dia, Ursyalim merupakan kata dalam bahasa Kanaan di Yerusalem yang berarti "negeri penuh damai."
Ada sekitar 100 karya foto yang ditampilkan dalam "Ursyalim", yang memperlihatkan kegiatan spiritual dan interaksi sosial masyarakat di Yerusalem, kota suci bagi pemeluk agama Yahudi, Nasrani, dan Islam.
"Rentetan peristiwa konflik bertahun-tahun bahkan berabad-abad telah membentuk sejarah panjang kota yang juga memiliki nama lain Al Quds ini," kata Muhammad Adimaja.
Pameran foto "Ursyalim" dilaksanakan di ANTARA Heritage Center dari 22 hingga 29 Mei 2026.
Baca juga: Pameran dan peluncuran buku fotografi "Ursyalim" digelar di ANTARA
Baca juga: Oscar Motuloh nilai karya M Adimaja hadirkan makna spiritual Ursyalim
Dalam acara "Diskusi Taman Langit ANTARA" di ANTARA Heritage Center, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (29/5), dia menyampaikan bahwa "Ursyalim" merupakan catatan visual dari reportase perjalanannya ke Yerusalem pada Februari 2026.
Menurut dia, Ursyalim merupakan kata dalam bahasa Kanaan di Yerusalem yang berarti "negeri penuh damai."
Ada sekitar 100 karya foto yang ditampilkan dalam "Ursyalim", yang memperlihatkan kegiatan spiritual dan interaksi sosial masyarakat di Yerusalem, kota suci bagi pemeluk agama Yahudi, Nasrani, dan Islam.
"Rentetan peristiwa konflik bertahun-tahun bahkan berabad-abad telah membentuk sejarah panjang kota yang juga memiliki nama lain Al Quds ini," kata Muhammad Adimaja.
Pameran foto "Ursyalim" dilaksanakan di ANTARA Heritage Center dari 22 hingga 29 Mei 2026.
Baca juga: Pameran dan peluncuran buku fotografi "Ursyalim" digelar di ANTARA
Baca juga: Oscar Motuloh nilai karya M Adimaja hadirkan makna spiritual Ursyalim





