Jakarta: Kabar baik untuk pengendara ojek online (ojol) berbasis aplikasi. Penyesuaian tarif aplikasi pun akan mulai diberlakukan mulai Juni 2026.
Hal ini diumumkan melalui kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Total penghasilan mitra driver bertambah menjadi 92 persen, sedangkan sebelumnya sebesar 80 persen.
Baca Juga :
Mau Jadi Driver Ojol? Begini Cara Daftar Ojol MaximTetapi dengan kebijakan yang baru yaitu dengan tarif 92 persen, maka driver ojol akan menerima Rp13.800. Dengan tambahan Rp 1.800 untuk satu perjalanan, driver ojol akan berpotensi untuk mendapatkan lebih banyak pendapatan. Estimasi Perhitungan Pendapatan Harian dan Bulanan Ojol Salah satu aplikasi ojol yaitu Gojek memiliki tarif layanan yang beda dan ditentukan berdasarkan wilayah operasional. Untuk pulau Jawa dan Sumatera termasuk dalam zona 1 dan perkiraan tarif mulai dari Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu.
Per kilometernya, penumpang akan dikenakan biaya sebesar Rp 2.500. Lalu jika perjalanan lebih dari 5 kilometer maka nilai transaksi bisa bernilai Rp 20 ribu bahkan lebih. Hal ini juga dipengaruhi oleh situasi cuaca wilayah tersebut.
Ilustrasi Pexels
Kemudian untuk jarak yang lebih dari 10 kilometer, tarif perjalanan biasanya mencapai Rp 35 ribu. Dengan ini, driver akan mendapatkan Rp 32.200 dari satu perjalanan.
Jika driver setidaknya mendapatkan penumpang dengan perjalanan 5 kilometer sebanyak 10 orang per hari, maka penghasilan bulanannya bisa mencapai sekitar Rp 5,5 juta. Sedangkan jika driver mendapatkan 2 orang dengan perjalanan lebih dari 10 kilometer per hari, pendapatan akan mencapai kurang lebih Rp 1,9 juta.
(Eunike Michelle Gultom)




