Tangerang, VIVA – Perempuan, kreativitas, dan gaya hidup modern menjadi benang merah yang terasa kuat dalam gelaran Indonesia Women Fest 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Mei 2026, acara ini menghadirkan berbagai sektor mulai dari fashion, beauty, hingga wellness yang diramaikan puluhan brand lokal dan pelaku UMKM.
Salah satu area yang paling ramai dikunjungi datang dari section fashion yang dikurasi oleh GlamLocal. Sebanyak 65 brand lokal turut ambil bagian dengan menghadirkan berbagai koleksi modest wear, dailywear, hingga outfit kerja yang disesuaikan dengan gaya hidup perempuan urban masa kini. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Menurut Rizky Azhar selaku Koordinator dan Penggagas GlamLocal, sebagian besar brand yang tergabung dalam ekosistem mereka dipimpin oleh perempuan.
"Kurasi produk kami pada edisi kali ini secara khusus disesuaikan dengan profil demografi kawasan BSD yang didominasi oleh ibu muda serta pekerja dinamis yang aktif berkantor di Jakarta. Mengingat tantangan cuaca panas akhir-akhir ini, lini busana kantor dan dailywear yang kami tampilkan mengutamakan material nyaman seperti katun, katun Jepang, katun tencel, hingga semi-wool agar pemakainya tetap cantik dan nyaman seharian," jelas Rizky Azhar ditemui di gelaran Women Fest, ICE BSD, Tangerang, Jumat 29 Mei 2026.
Tidak hanya soal kenyamanan material, tren fashion yang hadir kali ini juga memperlihatkan pergeseran gaya berpakaian perempuan urban yang semakin ekspresif. Motif polkadot dengan warna-warna terang, outer bernuansa cerah seperti butter yellow, hingga rok multifungsi untuk tampilan formal maupun semi-formal menjadi salah satu gaya yang cukup mendominasi area pameran.
Menariknya, acara seperti ini kini tidak hanya dipandang sebagai tempat berbelanja, melainkan juga ruang bertemunya komunitas perempuan dengan minat serupa. Banyak pengunjung datang untuk mencari inspirasi gaya berpakaian, melihat tren terbaru, hingga mendukung pertumbuhan brand lokal yang dinilai semakin kompetitif dari sisi desain maupun kualitas.
Tina Astari pun berharap sinergi antara pelaku industri kreatif dan berbagai pihak dapat terus berkembang agar UMKM lokal memiliki daya saing lebih luas.





