Rebalancing MSCI dan Isu DHE Picu Transaksi Jumbo Rp50 Triliun di BEI

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Suasana layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (28/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai transaksi pasar saham hari ini tercatat jumbo yakni sebesar Rp 50,15 triliun dengan volume 47,21 miliar saham dan frekuensi 2,38 juta kali transaksi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiba-tiba turun tajam pada penutupan perdagangan setelah sempat melesat pada perdagangan sesi pertama, Jumat (29/5/2026).

Penurunan ini memperpanjang koreksi sejak perdagangan sebelum libur Idul Adha.

IHSG yang sempat melesat 87,69 poin atau 1,43% ke level 6.217,88 pada sesi pertama, akhirnya ditutup turun tipis 2,8 poin (-0,05%) ke level 6.127,38.


Baca: Emiten Tambang Bakrie dan Sinar Mas Buka Sura Soal BUMN Ekspor

Sebanyak 271 saham tercatat menguat, 409 melemah, dan 137 bergerak stagnan.

Analis Doo Financial Lukman Leong mengatakan, lonjakan transaksi hari ini dipengaruhi oleh aksi penyesuaian kembali dan penyesuaian posisi investor besar menjelang sejumlah agenda penting pemerintah dalam waktu dekat.

"Termasuk implementasi transisi kebijakan DHE dan export satu pintu per 1 Juni," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Jumat (29/5/2026).

Selain itu, sentimen lainnya juga dipengaruhi oleh rangkaian data ekonomi penting dari Amerika Serikat (AS), China, dan Indonesia.

"Pelaku pasar tampaknya mulai menyesuaikan portofolio untuk mengantisipasi potensi dampak kebijakan tersebut terhadap likuiditas dolar domestik, nilai tukar rupiah, dan prospek emiten eksportir maupun komoditas," tuturnya.

Sementara Analis MNC Sekuritas Herditya mengatakan, pergerakan IHSG hari ini cenderung volatile dan rawan koreksi.

"Dapat kita cermati bersama pada pre-opening sempat berada di zona merah dan sepanjang hari menghijau lalu ditutup terkoreksi tipis," ungkapnya.

Di sisi lain, emiten-emiten konglomerasi secara mayoritas mencatatkan penguatan signifikan di tengah rebalancing MSCI dan tekanan datang dari emiten perbankan big caps.

Saham Grup Barito tercatat ramai ditransaksikan hari ini, yakni Rp 8,6 triliun di saham TPIA, Rp 4,5 triliun di saham BREN, Rp 4,1 triliun di saham BRPT, Rp 2,4 triliun di saham CUAN, Rp 2,2 triliun di saham PTRO dan Rp 656 miliar di saham CDIA.

Selain Grup Barito saham-saham perbankan dan emiten kapitalisasi besar juga mencatatkan transaksi jumbo termasuk BBCA Rp 11,64 triliun, AMMN Rp 8 triliun, BBRI Rp 6,4 triliun, TLKM Rp 5 triliun, ASII Rp 4,8 triliun dan BMRI Rp 3,6 triliun.


(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Misbakhun: Rebalancing MSCI Jadi Obat "Pahit" Penguatan Bursa

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Motif Paman Bunuh Balita 2 Tahun di Bekasi: Kesal Diganggu saat Main Game
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Traveler Indonesia Kini Punya Jalur Baru ke Eropa, Rute Baru Hanoi–Praha Dibuka!
• 16 jam laluherstory.co.id
thumb
aespa ramaikan musim panas dengan hadirkan lagu "Lemonade"
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Polisi Dilempari Batu oleh Warga saat Gerebek Tersangka Narkoba di Medan
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Mal Artha Gading bersama Artha Graha Peduli Salurkan Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H
• 21 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.