Gemerlap lampu mulai menerangi kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, tatkala matahari mulai tenggelam ke peraduan. Cahaya itu tidak hanya berasal dari lampu jalanan ataupun gedung bertingkat. Cerlang-cemerlang pun terpancar dari ornamen lampu bertemakan agama Buddha.
Pemerintah Provinsi Jakarta menggelar Illumination of Jakarta: Glow of Peace dalam rangka menyambut hari raya Waisak 2026. Ornamen ini dapat dinikmati warga sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2026. Sedikitnya terdapat 11 ornamen yang bertemakan agama Buddha mulai dari patung Buddha hingga stupa.
Ornamen yang berada di pusat kota ini lantas menarik minat masyarakat untuk datang. Fatih (25) salah satunya. Ia sengaja datang dari Jatinegara, Jakarta Timur, untuk melihat dekorasi dalam rangka menyambut hari raya Waisak ini.
Berjalan di antara gemerlap cahaya. (KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN)
Bermain di lampu bunga seroja. (KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN)
Berfoto di depan Buddha. (KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN)
Sang Buddha raksasa. (KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN)
”Kalau ada acara di Bundaran HI saya sering kesini, sih. Karena setiap hari raya temanya pasti berbeda dan ornamennya juga berbeda. Senang saja sekarang banyak acara di tempat-tempat terbuka seperti ini, jadi kotanya terlihat hidup,” ujar Fatih, Jumat (29/5/2026).
Fatih berharap acara keagamaan seperti ini terus dipertahankan. Selain menjadi hiburan untuk masyarakat, acara seperti ini juga dapat memperlihatkan Kota Jakarta yang penuh toleransi antarumat beragama.
Nuansa spiritual semakin terasa saat hari semakin malam. Ornamen Buddha berwarna emas memancarkan sinarnya di antara lampu-lampu kota. Miniatur stupa hingga lampu-lampu yang menghiasi jalur pedestrian menambah suasana Waisak yang kental di Bundaran HI.
Selain ornamen bertemakan agama Buddha, acara Illumination of Jakarta: Glow of Peace ini juga menghadirkan sejumlah acara, seperti penampilan musik, tari, hingga doa bersama. Sekretaris Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Jakarta, Herman Muliadi, mengatakan, perayaan Waisak di Bundaran HI ini merupakan perayaan yang pertama. Acara ini menghadirkan pesan perdamaian dan kebersamaan bagi seluruh masyarakat.





