Jurusan Kuliah Sudah Tidak Penting Menurut Manusia Rp 3.300 Triliun

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Pendiri dan CEO Nvidia, Jensen Huang, tiba untuk pertemuan dengan Komite Perbankan Senat di Capitol Hill di Washington, D.C., AS, 3 Desember 2025. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak orang yang memikirkan dengan matang sebelum mengambil jurusan kuliah. Sebab, jurusan kuliah sedikit banyak berdampak pada karier di masa depan. Namun Jensen Huang, CEO Nvidia, punya pemikiran lain soal itu.

Manusia dengan harta kekayaan US$185,1 miliar (Rp 3.300 triliun) itu mengatakan apapun yang dipelajari di masa depan tidak jadi masalah. Karena, yang terpenting adalah seni dan desain di dunia yang didominasi oleh AI.


"Saya pikir tidak akan jadi masalah [jurusan kuliah apa pun]. Semua hal yang dulu penting tetap penting di masa depan," kata Huang, dikutip dari Fortune, Jumat (29/5/2026).

Sebaiknya orang-orang memikirkan apa yang bisa ditingkatkan dengan AI. Teknologi itu dapat membantu dan meningkatkan keahlian yang dimiliki seseorang.

"Satu-satunya hal yang harus dilakukan adalah memastikan Anda bertanya pada diri sendiri: bagaimana AI bisa membantu meningkatkan pembelajaran, keahlian, dan tujuan saya," dia menjelaskan.

Huang sendiri merupakan lulusan teknik elektronik di Universitas Negeri Oregon. Kemudian melanjutkan studi magister di bidang teknik elektro di Stanford.

Jika harus mengulang studinya, Huang mengatakan akan lebih menekuni ilmu fisika dibandingkan software.

Hal serupa juga disebutkan pendiri Anthropic, Jack Clark. Dia mengambil jurusan sastra Inggris dan penulisan kreatif saat sekolah.

Menurutnya, pendidikan soal sejarah dan jenis cerita yang diceritakan mengenai masa depan penting bagi pekerjaannya di bidang AIA.

Lulusan sastra di Universitas California Santa Cruz yang juga pendiri Anthropic lainnya, Daniela Amodei mengatakan kaum muda perluy fokus pada bidang di mana teknologi memerlukan peningkatan. Misalnya kemampuan komunikasi dan berpikir kritis.

"Saya pikir belajar mengenai ilmu humaniora menjadi lebih penting dari sebelumnya," jelas Cruz.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: CEO Nvidia Ikut Lawatan Trump ke China Bahas Bisnis & Chip AI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Polri Buru Pemilik New Zone Medan yang Diduga Bandar Narkoba
• 25 menit lalukumparan.com
thumb
Wamentan Sebut PT DSI Tak Cari Untung, Transisi Ekspor Sawit Dilakukan Bertahap
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Detik-Detik Pemotor Terperosok Jalan Ambles di Lenteng Agung
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Wanita Tewas di Hotel Kebayoran Baru Jaksel, Ada Luka di Kepala
• 12 jam laludetik.com
thumb
Hidayah di Kota Probolinggo, Remaja Hongkong Resmi Masuk Islam
• 21 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.