JAKARTA, KOMPAS.com - Unit Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang pria berinisial A, spesialis pencurian rumah kosong di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
Pelaku ditangkap setelah aksinya mencuri sebuah laptop MacBook di rumah indekos kawasan Duri Kosambi pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB terekam kamera pengawas dan viral di media sosial.
Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKP George Ruben mengatakan, pelaku berhasil diamankan di kediamannya yang berada di wilayah Cengkareng pada Jumat (29/5/2026) siang.
Baca juga: Modus “Orang Pintar”, 2 Pencuri Gasak Motor Korban lewat Ritual Paku Sial
"Jadi waktu itu kasusnya sempat viral ya di media sosial. Jadi pelaku ini berinisial A, yang telah melakukan pencurian laptop dan tadi pada siang hari ini kami dapat menangkap pelaku tersebut," kata Ruben kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat malam.
Dalam rekaman CCTV yang diterima Kompas.com, pelaku terlihat memarkirkan sepeda motor Honda Vario berwarna merah di depan sebuah indekos.
Setelah itu, ia masuk ke area indekos dan tampak mengamati situasi sekitar. Tak lama kemudian, pelaku keluar sambil membawa sebuah laptop MacBook.
Laptop tersebut langsung dimasukkan ke dalam bagasi motornya sebelum ia melarikan diri dari lokasi.
Modus Survei Lokasi Berkali-kaliRuben menjelaskan, pelaku menjalankan aksinya secara terencana dengan terlebih dahulu memantau kondisi target selama beberapa hari.
Salah satu modus yang digunakan adalah berpura-pura mencari alamat untuk mengetahui situasi di sekitar lokasi.
"Jadi modusnya yang dilakukan oleh pelaku ini, yaitu dia datang ke tempat kosan itu, sehari sebelum itu dia berpura-pura untuk menanyakan alamat. Modusnya menanyakan alamat dulu, berkali-kali," jelas Ruben.
Baca juga: Pura-pura Jadi Karyawan, Pria di Cilandak Jaksel Gasak Motor Bos Warung Pecel Lele
Setelah merasa yakin dengan kondisi lokasi, pelaku kembali satu atau dua hari kemudian untuk beraksi saat suasana sepi dan penghuni tidak berada di tempat.
"Dia menggambar dulu memang situasinya, beberapa kali datang. Bila situasinya tidak ada orang atau sepi, maka dia masuk ke rumah tersebut untuk mengambil barang-barang yang ada di dalamnya," kata Ruben.
Usai melakukan pencurian, pelaku juga berupaya menghilangkan jejak dengan mengganti warna sepeda motornya dari merah menjadi putih serta menggunakan pelat nomor palsu.
Laptop Rp 31 Juta Dijual Rp 2 JutaBerdasarkan keterangan korban, laptop yang dicuri memiliki nilai sekitar Rp 31 juta.
Namun, barang tersebut dijual pelaku dengan harga jauh di bawah pasaran, yakni hanya sekitar Rp 2 juta kepada seseorang yang tidak dikenalnya.





